Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
TWITTER dikabarkan tengah mengembangkan fitur yang unik bernama Leave this Conversation dan nantinya bisa berguna untuk pengguna Twitter yang ingin menghindari sebuah percakapan yang tidak disukainya namun pengguna telah ditandai dalam percakapan tersebut.
Jika fitur itu diaktifkan, secara otomatis pengguna tidak akan ditandai kembali dalam sebuah obrolan atau utas yang tak disukainya itu.
Mengutip dari The Verge, Mingu (27/2), kabar itu pertama kali diumumkan seorang periset teknologi Jane Manchun Wong dalam cuitannya.
Baca juga: Kini, DM Twitter Bisa Disematkan
Fitur itu nampaknya berbeda fungsi dari fitur Mute This Conversation, yang berguna bagi seseorang tidak mendapatkan notifikasi pada saat sebuah utas menyebut atau menandai pengguna Twitter.
Dalam percakapan lebih lanjut di utas milik Jane, dikuatirkan kehadiran fitur Leave this Conversation bisa menimbulkan gesekan pada pengguna lain ketika diaktifkan.
Karena pengguna dapat melihat ketidaktertarikan seseorang membahas sebuah topik dan bisa berujung pada pertengkaran karena ketika fitur itu diaktifkan, secara otomatis warganet di Twitter hanya dapat melihat nama pengguna namun tidak terhubung ke akunnya atau tidak tertaut dengan hyperlink seperti biasanya.
Twitter dikabarkan enggan berkomentar mengenai rencana fitur baru tersebut.
Namun, yang terbaru, Twitter memang akhir- akhir ini mengenalkan fitur- fitur bagi penggunanya terhubung dengan pengguna lainnya.
Termasuk pembatasan balasan cuitan hingga pemberitahuan ketika cuitan anda di-retweet oleh akun dengan banyak pengguna. (Ant/OL-1)
Sebuah studi terhadap siswa di Indonesia mengungkapkan bahwa 75% responden merasa lebih termotivasi saat belajar melalui pendekatan gamifikasi.
Momentum Ramadan merupakan periode paling krusial bagi industri aplikasi gaya hidup Muslim.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved