Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN tantangan global yang dinamis dibutuhkan penyesuaian cepat dalam domain dan lingkungan operasional. Proyek automation dalam teknologi informasi (TI) telah membantu mengurangi kompleksitas dan memungkinkan perusahaan/organisasi memberikan respons yang lebih cepat terhadap perubahan kebutuhan bisnis, terutama model remote working di tengah kondisi pandemi yang sedang berlangsung.
Hal itu mendorong Red Hat dan Tata Consultancy Services (TCS) mengumumkan kolaborasi mereka untuk mendirikan TCS Ansible Factory Center of Excellence (CoE) di Jakarta. CoE ini mempertemukan kepakaran consulting Tata Consultancy dengan Red Hat Ansible Automation Platform bagi perusahaan-perusahaan yang ingin mengukur, mengamankan, dan meningkatkan infrastruktur TI mereka.
CoE akan membantu perusahaan memanfaatkan Ansible untuk pengelolaan infrastruktur dan pemasangan aplikasi. CoE ini telah menyatukan tim dari kedua pihak untuk meningkatkan kolaborasi. Dengan demikian, layanan dan penawaran baru ini dapat menghubungkan manajer bisnis dengan pemimpin automation untuk menyelaraskan strategi automation dengan kebutuhan bisnis dan memperluas cara penerapan automation.
Country Manager for Red Hat Indonesia Rully Moulany mengatakan dengan TCS perusahaan-perusahaan di Indonesia dapat menggunakan Red Hat Ansible Automation Platform untuk membantu mereka menerapkan automation, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko. "Melalui Center of Excellence bersama ini, kami berharap dapat mendukung perusahaan yang dinamis dan berkembang pesat di Indonesia untuk mengotomatisasi tugas-tugas manajemen yang selama ini dilakukan secara manual, meningkatkan aspek keamanannya, dan memberikan lebih banyak kebebasan kepada tim untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi baru," ujar Rully saat mengumumkan kolaborasi kedua perusahaan, Selasa (15/6).
Rully menjelaskan lebih jauh bahwa CoE akan menjadi skema perdana bagi perusahaan yang ingin mencari ide, berkonsultasi, dan menguji solusi-solusi automation didukung oleh Red Hat dan TCS. Model kolaboratif ini menyajikan suatu platform bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia yang ingin berbagi ide, mengidentifikasi berbagai peluang model bisnis dan inovasi terbaru, termasuk memfasilitasi pengembangan solusi automation kelas enterprise yang Ansible-driven.
CoE itu pun meliputi akses ke basis pengetahuan tentang automation yang dikembangkan oleh TCS dan Red Hat. CoE akan berfokus pada vertikal industri utama, seperti layanan finansial, telekomunikasi, pemerintahan, manufaktur, dan pertanian.
Sebagai bagian dari CoE, pelanggan dapat berbagi data set, menginput data tersebut dengan tim Red Hat, dan melihat automation dapat membantu mereka. Dengan memanfaatkan open source, Ansible menghadirkan inovasi terbaik dari komunitas dan solusi kelas enterprise untuk berbagai organisasi/perusahaan.
Sebagai bagian dari CoE, pelanggan diundang untuk menyaksikan automation dalam praktiknya melalui Ansible overview, penggunaannya dalam industri, dan undangan terbuka bagi pelanggan untuk berbagi sampel data set mereka dengan tim, dan melihat automation di dunia nyata menggunakan Open Source.
Country Manager for TCS Indonesia Bhavin Zaveri yakin bahwa automation merupakan agenda utama yang harus masuk dalam perjalanan transformasi digital perusahaan mana pun. Dengan meluncurkan CoE bersama Red Hat, pihaknya ikut berkontribusi dalam mendukung roadmap digitalisasi di Indonesia. Ini akan meningkatkan efisiensi dalam memenuhi kebutuhan terhadap lingkungan remoteless sehari-hari. (RO/OL-14)
Tech Data, anak perusahaan TD SYNNEX, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sangfor Technologies untuk menghadirkan solusi infrastruktur teknologi informasi (TI) terintegrasi.
Kecerdasan buatan, kemajuan dalam teknologi pencitraan dan peningkatan teknologi komunikasi, telah dan akan terus mempengaruhi industri.
Ksema adalah layanan key management berbasis hardware security module (HSM) dengan sertifikasi standar internasional.
SALAH satu yang dipelajari di Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi yaitu Network Designer. Ini merupakan profesi yang dapat digeluti para lulusan sarjana tersebut.
Ini adalah inovasi digital berbasis web yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan data-data akademik, mulai dari absensi, nilai, jadwal, hingga laporan pembelajaran.
Meski sudah mempunyai fitur keamanan, diperlukan solusi tambahan yang andal dalam mem-backup dan mereplikasi data perusahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved