Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA telah menjadi salah satu negara dengan jumlah pembangunan gedung termasif di Asia Tenggara, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Sayangnya, faktor kelayakan bangunan masih menjadi perhatian banyak pihak.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002, tolak ukur kelayakan bangunan dinilai berdasarkan empat pilar, yaitu kesehatan, keamanan, kenyamanan, dan kemudahan. Selain itu Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 16 Tahun 2010 juga mengatur pemilik dan pengembang gedung diwajibkan untuk mematuhi standard kelayakan bangunan dan memperoleh Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
“Sertifikat tersebut dapat membuktikan bahwa sebuah bangunan telah memenuhi persyaratan kelayakan secara administratif dan teknis, menilai aspek kesehatan, keamanan, kenyamanan, dan kemudahan. Sangat penting bagi pemilik dan pengembang gedung untuk menanggapi hal ini dengan serius dan lebih patuh,” kata Mardi Utomo, Ketua Umum Building Engineers Association (BEA).
Kesehatan, salah satu dari empat pilar kelayakan bangunan menjadi urgensi dengan merebaknya pandemi covid-19. Kesehatan bangunan meliputi beberapa aspek, mulai dari pengaturan sirkulasi udara, pencahayaan, sanitasi, dan bahan bangunan.
Urgensi ini semakin mendorong penerapan konsep 'Healthy Building' di antara para pemilik dan pengembang gedung. "Standar kesehatan pada gedung bisa tercapai jika didukung oleh teknologi yang memadai," tambah Mardi. Hal ini semakin memperkuat fakta bahwa penerapan Industri 4.0 merupakan sebuah kebutuhan bagi berbagai sektor, termasuk bangunan, yang memungkinkan pemilik bangunan mematuhi standar kelayakan bangunan.
Operasional gedung yang efektif membutuhkan lebih banyak teknologi berbasis IoT (Internet of Things), terutama dalam hal otomatisasi, digitalisasi, dan konektivitas data. Teknologi IoT yang telah digunakan oleh para operator gedung berupa Building Information Modeling (BIM), yang mencakup semua tahap pengembangan gedung mulai dari desain, konstruksi, commissioning, operasional dan pemeliharaan, hingga renovasi.
Pada tahap operasional dan pemeliharaan itu sendiri, BIM mengintegrasikan teknologi utilitas seperti kamera, AC, pengolahan limbah, penerangan, dan lainnya sehingga pengelola gedung dapat memantau secara real-time, mengambil keputusan, dan mengontrol dari jarak jauh.
Selandia Baru menjadi negara yang berhasil melawan covid-19 dengan mengembangkan bangunan yang sehat dan aman didukung oleh teknologi canggih mereka yang tidak hanya mengontrol peralatan, tetapi juga mengatur arus gerak manusia secara ketat. Sistem integrasi berbasis cloud yang digunakan bersamaan dengan teknologi utilitas otomatis, memungkinkan kegiatan operasional dapat diakses kapan saja dan membayar biaya-biaya sesuai pemakaian mendukung efisiensi secara total dalam pengelolaan sistem bangunan.
Meskipun sudah menyadari pentingnya peran teknologi dalam mendukung operasional, namun menurut Mardi, implementasi Industri 4.0 masih cukup lambat akibat banyaknya tantangan, seperti kurangnya kapabilitas sumber daya manusia akibat tidak tersedianya pelatihan atau program pemerintah khusus bagi teknologi bangunan, serta kurangnya teknologi bangunan yang dikembangkan Indonesia, yang mengarah pada tantangan selanjutnya – biaya investasi yang tinggi.
Menurut Mardi, biaya investasi awal yang tinggi mungkin menjadi faktor pertimbangan bagi para pemilik gedung, namun hal ini dapat menghemat biaya operasional untuk jangka panjang.
“Hasil yang ingin kami lihat adalah kesehatan dan keamanan, tentunya dengan praktik-praktik yang efisien dan efektif. Smart building dan penerapan teknologi menjadi beberapa cara untuk membantu para pemilik dan pengembang gedung untuk memenuhi kepatuhan-kepatuhan yang ada dan mencapai efisiensi,” pungkasnya. (S-4)
IndoCart mendorong pengembangan ekosistem teknologi 3D printing yang lebih terbuka dan inklusif di Indonesia.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Sektor bangunan gedung memegang peranan krusial dalam mitigasi perubahan iklim di Indonesia.
Bangunan berperan besar dalam isu perubahan iklim, dengan kontribusi hampir 40% terhadap emisi karbon global.
PU Bangun secara aklamasi menetapkan Suko Widigdo sebagai Ketua Umum PU Bangun periode 2025-2028 menggantikan Mursyid.
Petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.13 WIB dan langsung mengirimkan personel ke lokasi kejadian.
Pemerintah juga akan melakukan audit keuangan pesantren calon penerima bantuan. Menurut Muhaimin, dana segar tidak akan diberikan kepada pesantren yang mampu merenovasi gedung.
Sektor bangunan di Indonesia, saat ini, menyumbang 33% emisi gas rumah kaca, dengan penggunaan pendingin sebagai salah satu penyumbang terbesar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved