Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Peneliti temukan molekul organik kompleks dalam semburan es Enceladus, bulan Saturnus. Hasil ini memperkuat dugaan lautan bawah permukaannya berpotensi menopang kehidupan.
Eksoplanet tersebut berada dalam sistem TRAPPIST-1, yang terletak sekitar 40 tahun cahaya dari Bumi. Sistem ini ditemukan pada tahun 2016 oleh lima astronom asal Belgia
JWST berhasil memotret awan gas Sagittarius B2. Temuan ini mengungkap keindahan sekaligus misteri mengapa pembentukan bintang di jantung Bima Sakti.
Penemuan objek kosmik “the Cliff” dengan Teleskop James Webb memberi petunjuk bahwa titik merah kecil mungkin merupakan bintang lubang hitam.
JWST menangkap fenomena mengejutkan di Saturnus pola “manik-manik gelap” yang melayang di atas badai heksagonal raksasa di kutub utara.
NASA melalui Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) tengah menyoroti TRAPPIST-1 e, eksoplanet seukuran Bumi di zona layak huni sistem bintang katai merah TRAPPIST-1.
Penelitian baru mengungkap titik merah kecil di alam semesta awal mungkin bintang lubang hitam, kunci terbentuknya lubang hitam supermasif.
Cakram besar ini disebut cakram protoplanet, yaitu kumpulan gas dan debu padat yang mengelilingi bintang muda, dan di tempat inilah planet-planet baru kemungkinan sedang mulai terbentuk.
JWST menangkap citra Pismis 24 di Nebula Lobster, memperlihatkan bintang-bintang muda raksasa yang mengubah lingkungan kosmik di sekitarnya.
Para astronom menemukan sistem galaksi langka JWST’s Quintet, melibatkan lima galaksi yang saling bertabrakan 800 juta tahun setelah Big Bang.
Pengamatan Teleskop James Webb mengungkap Nix dan Hydra, bulan Pluto, kemungkinan terbentuk dari bagian dalam Charon akibat tabrakan dahsyat.
Astronom temukan debu kosmik pembentuk planet di Nebula Kupu-Kupu lewat James Webb Space Telescope. Bintang mati ternyata bisa melahirkan bahan planet baru.
Teleskop Luar Angkasa James Webb berhasil mengamati komet antarbintang 3I/ATLAS. Hasilnya mengejutkan, simak penjelasannya.
Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) mengungkap sekitar 300 objek terang yang kemungkinan galaksi kuno terbentuk tak lama setelah Big Bang.
Bulan baru ini berukuran sangat kecil, lebarnya diperkirakan hanya sekitar enam mil. Dengan penemuan ini, jumlah bulan alami Uranus kini bertambah menjadi 29.
Astronom menggunakan Teleskop Antariksa James Webb milik NASA, menemukan bulan mungil yang mengorbit Uranus.
Earendel, bintang paling jauh yang ditemukan 12,9 miliar tahun cahaya dari Bumi, kemungkinan besar adalah gugus bintang.
Astronom menemukan galaksi purba Cosmic Grapes berisi 15 gumpalan pembentuk bintang, terlihat detail berkat teleskop JWST, ALMA, dan pelensaan gravitasi.
Teleskop Antariksa James Webb (JWST) tidak menemukan tanda-tanda atmosfer mirip Bumi pada TRAPPIST-1d.
Sebanyak 14 galaksi yang berhenti bentuk bintang setelah Big Bang, berhasil ditemukan astronom menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved