Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEINGINAN Nur Ahmad warga Surabaya yang kehilangan tangan akibat runtuhnya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, untuk mendapat tangan palsu menemukan titik terang.
SETELAH berhasil diidentifikasi, jenazah santri Fairuz Shirojuddin, 16, dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Singopadu Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo, Rabu (15/10) malam.
TIM Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur akhirnya menuntaskan proses identifikasi korban runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Kedatangan jenazah santri yang dikenal rajin dan cerdas itu, disambut tangis keluarga dan tetangga dekat.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pendampingan terhadap para santri asal Surabaya yang menjadi korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo.
SYAIFUL Rosi Abdillah,13, salah satu santri korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, kondisinya terus membaik.
BNPB melaporkan bahwa sebanyak 50 jenazah korban robohnya bangunan Pesantren Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah berhasil diidentifikasi.
Pemerintah memberikan bantuan rehabilitasi medis dan sosial bagi korban ambruknya mushalla Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo.
TIM Inafis dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim kembali mendatangi lokasi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Kamis (9/10).
Pendampingan itu sebagai bentuk kontribusi akademik kepada masyarakat untuk meningkatkan keamanan fasilitas publik.
MUHAMMAD Nasi Hudi, 15, asal Dusun Riding Panjang, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, meninggal dunia akibat ambruknya Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.
RAHMAD Maulana,15, salah satu santri korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny masih menjalani perawatan di rumahnya di kawasan Desa Damarsi, Buduran, Sidoarjo, JawaTimur.
TIM DVI Polda Jatim kembali berhasil melakukan identifikasi terhadap jenazah santri yang menjadi korban runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny.
KEPOLISIAN Daerah Jawa Timur mulai melakukan penyelidikan dalam kasus runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo.
KAPOLRESTA Sidoarjo Kombes Christian Tobing menjenguk santri korban musibah ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo yang masih dirawat di RSUD RT Notopuro, pada Rabu (8/10).
EMPAT warganya turut menjadi korban, Bupati Probolinggo Muhammad Haris mendatangi Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Rabu (8/10).
SALAH satu santri korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny adalah M Rizky Maulana Saputra, 16, warga Buduran, Sidoarjo.
PERISTIWA ambruknya bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, menjadi pengingat penting tentang perlunya kepatuhan terhadap peraturan teknis bangunan gedung.
KELUARGA korban runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny menuntut proses hukum tetap berlanjut, meskipun kini masih dalam proses identifikasi korban oleh Tim DVI Polri di RS Bhayangkara Surabaya.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved