Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Astronom Gianluca Masi tangkap foto langka. Komet Lemmon tampak diselimuti jejak meteor spiral.
Komet Lemmon diperkirakan mencapai puncak penampilannya pada pertengahan hingga akhir Oktober, bertepatan dengan jarak terdekatnya ke Bumi pada 21 Oktober 2025.
Komet Lemmon (C/2025 A6) akan melintasi konstelasi Serpens Caput pada 26 Oktober malam.
Fenomena langit spektakuler tengah berlangsung di penghujung Oktober 2025. Komet Lemmon (C/2025 A6) kini sedang mencapai puncak kecerahannya.
Fenomena ini merupakan peluang langka bagi para pencinta astronomi di seluruh dunia untuk melihat dua komet cerah melintas di langit dalam waktu yang sangat dekat peristiwa
Fenomena langit langka terjadi 20–21 Oktober 2025: hujan meteor Orionid berpuncak, dua komet baru bersinar terang, dan bulan baru menjadikan langit sempurna gelap.
Dua komet berperiode panjang, Lemmon dan SWAN, melintas dekat Bumi dengan cahaya hijau dan ekor panjang yang memukau.
Orbitnya dihitung dari ratusan observasi dan menunjukkan bahwa komet akan mencapai perihelion titik terdekat ke Matahari, pada 8 November 2025 pada jarak 79 juta km.
Fenomena langit spektakuler akan menghiasi Oktober mendatang. Komet Lemmon (C/2025 A6) diperkirakan melintas dekat Bumi pada 20 Oktober 2025.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved