Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
MALAM ini, langit akan menampilkan sebuah fenomena yang sangat jarang terjadi. Dua komet, yaitu Komet Lemmon (C/2025 A6) dan Komet SWAN (C/2025 R2), akan melintas mendekati Bumi dan bisa disaksikan secara langsung melalui siaran online pada hari Senin malam, 20 Oktober 2025.
Menurut informasi dari Space. com, kedua komet ini diperkirakan akan berada pada jarak terdekat mereka dari Bumi secara bersamaan. Komet SWAN diprediksi mencapai titik terdekatnya pada 20 Oktober, sedangkan Komet Lemmon akan menyusul keesokan harinya, 21 Oktober 2025.
Fenomena ini merupakan peluang langka bagi para pencinta astronomi di seluruh dunia untuk melihat dua komet cerah melintas di langit dalam waktu yang sangat dekat peristiwa ini dikenal sebagai “double comet event”.
Bagi masyarakat di Indonesia, siaran langsung observasi bisa diakses melalui kanal Virtual Telescope Project mulai pukul 00. 30 WIB atau bersamaan dengan 17. 30 UTC. Dalam tayangan tersebut, masyarakat dapat menyaksikan kedua komet secara langsung menggunakan teleskop beresolusi tinggi yang berada di Italia.
Komet Lemmon dikenal memiliki ekor gas berwarna hijau yang memantulkan cahaya dari Matahari, sementara Komet SWAN menunjukkan ekor berwarna biru muda dengan jejak ion yang membentang. Kedua komet tersebut berasal dari orbit panjang yang berada di tepi Tata Surya dan membutuhkan waktu ribuan tahun untuk kembali melintas di dekat Bumi.
Untuk dapat menyaksikan langsung dari langit Indonesia, para pengamat disarankan untuk mencari lokasi dengan sedikit polusi cahaya dan mulai mengamati setelah Matahari terbenam. Dengan sedikit keberuntungan, kedua komet ini mungkin dapat terlihat menggunakan teropong kecil atau teleskop untuk pengguna pemula di langit barat laut.
Fenomena ganda ini menjadi momen yang istimewa bagi para pecinta astronomi, karena sangat jarang dua komet mencapai kecerahan maksimal secara bersamaan. Oleh karena itu, siapkan peralatan pengamatan Anda, cari lokasi yang gelap, dan nikmati keindahan dua pengunjung langit yang berbarengan malam ini.
Sumber: Space
Fenomena langit spektakuler tengah berlangsung di penghujung Oktober 2025. Komet Lemmon (C/2025 A6) kini sedang mencapai puncak kecerahannya.
Fenomena langit langka terjadi 20–21 Oktober 2025: hujan meteor Orionid berpuncak, dua komet baru bersinar terang, dan bulan baru menjadikan langit sempurna gelap.
Dua komet berperiode panjang, Lemmon dan SWAN, melintas dekat Bumi dengan cahaya hijau dan ekor panjang yang memukau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved