Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Malut United Hendri Susilo menyatakan timnya belum maksimal saat pertandingan Arema FC vs Malut United di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang berakhir imbang 1-1.
“Saya pikir ini merupakan permulaan yang cukup lumayan setelah libur panjang. Skor imbang 1-1 menjadi hasil yang adil bagi kedua tim," kata Hendri dalam jumpa pers pascalaga pada Jumat.
Tuan rumah unggul lebih dulu berkat gol Hansamu Yama Pranata pada menit ke-26, yang disamakan David Da Silva dari tendangan penalti pada menit ke-42.
Laskar Kie Raha mendominasi laga dengan 64 persen penguasaan bola dan 10 tembakan yang lima di antaranya mengarah tepat ke arah gawang.
“Kalau melihat dari permainan, tentu ada sedikit rasa kecewa. Kami banyak menguasai bola dan mendapatkan sejumlah peluang. Namun, kami tak mampu memaksimalkannya dengan baik,” ucap Hendri.
Pelatih berusia 60 tahun mengatakan timnya belum berada dalam kondisi fisik terbaik sehingga belum menunjukkan permainan yang maksimal.
Meski begitu, Hendri tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang dapat menyelesaikan pertandingan dengan satu poin.
“Pelatih fisik kami mengatakan kondisi pemain saat ini baru 75-80 persen. Situasi ini membuat permainan kami belum maksimal. Namun, saya pikir itu hal yang normal dan kami juga sudah memperkirakannya,” kata Hendri.
Pemain Malut United, Taufik Rustam, berjanji bekerja lebih keras lagi demi menuai hasil yang lebih baik pada pertandingan selanjutnya.
“Kami sudah berjuang maksimal dalam laga tadi. Arema juga memberikan perlawanan yang kuat. Sekarang kami akan fokus ke pertandingan berikutnya untuk hasil yang lebih baik,” ucap Taufik.
Hasil imbang ini membuat Malut United belum beranjak dari peringkat ke-4 klasemen Super League dengan 45 poin. Arema FC juga tetap menempati urutan ke-11 dengan 32 poin.
Selanjutnya, Malut United menghadapi Dewa United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Minggu (12/4), mulai pukul 19.00 WIB atau 21.00 WIT.
Pada pertandingan kali ini, Malut United turun dengan komposisi susunan pemain seperti berikut:
Angga Saputro; Igor Inocencio, Gustavo Franca, Nilson Junior (Safrudin Tahar 45’), Yance Sayuri; Ridho Syuhada (Lucas Cardoso 45’), Wbeymar Angulo, Tyronne del Pino; Ciro Alves (Taufik Rustam 90+1’), Frets Butuan (Yakob Sayuri 43’), David Da Silva. (Ant/P-3)
Malut United menahan imbang Arema FC dengan skor 1-1.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa persiapan timnya telah berjalan maksimal.
Malut United siap tantang Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Meski Arema tampil tanpa pilar utama seperti Dalberto, pelatih Hendri Susilo minta timnya tetap waspada.
Marcos menyampaikan taktik permainan disesuaikan dengan ketersediaan pemain yang dipastikan bisa merumput.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengakui ketangguhan Arema yang memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Malut United siap tantang Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Meski Arema tampil tanpa pilar utama seperti Dalberto, pelatih Hendri Susilo minta timnya tetap waspada.
Hendri Susilo mengakui bahwa efisiensi lawan dalam memanfaatkan transisi menjadi pembeda di lapangan dalam laga antara Malut United dan Persija.
Pelatih Malut United Hendri Susilo tetap mengapresiasi semangat juang timnya meski harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dalam laga Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menegaskan bahwa skuadnya telah melupakan hasil mengecewakan pada laga sebelumnya dan kini mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi Persija.
Semen Padang vs Malut United di BRI Super League, Stadion H Agus Salim, Padang, Jumat malam (20/2) membuahkan hasil imbang 2-2. Pelatih Semen Padang Hendri Susilo menilai hasil cukup adil
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved