Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Persib vs Persita: Tanpa Penonton di Tribun Selatan Akibat Ricuh Lawan Ratchaburi

Akmal Fauzi
22/2/2026 16:47
Persib vs Persita: Tanpa Penonton di Tribun Selatan Akibat Ricuh Lawan Ratchaburi
Ilustrasi: Pendukung tim Persib Bandung menyalakan suar(ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/)

MANAJEMEN Persib Bandung mengambil langkah tegas buntut insiden kericuhan suporter pada laga kontra Ratchaburi FC, Rabu (18/2) lalu. Tribun Selatan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dipastikan tertutup rapat mulai laga menjamu Persita Tangerang, Minggu (22/2) malam ini.

Keputusan pahit ini diambil manajemen sebagai bentuk evaluasi total atas perilaku oknum suporter yang dinilai membahayakan keselamatan dan merusak citra klub.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengonfirmasi bahwa penutupan ini berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Agar kejadian serupa tidak terulang, kami memutuskan untuk menutup sementara tribun selatan serta VIP barat selatan (VBS) sektor D dan E," tegas Adhitia dikutip dari Antara, Minggu (22/2).

Laga Persib vs Persita malam nanti dipastikan tanpa ada penonton di tribun selatan serta VIP barat selatan (VBS) sektor D dan E.

Evaluasi Total: Dari Flare Hingga Pitch Invader

Penutupan area tribun tersebut bukan tanpa alasan. Adhitia membeberkan sejumlah pelanggaran berat yang terjadi saat laga internasional melawan tim asal Thailand tersebut, di antaranya:

  • Aksi memanjat pagar pembatas tribun.
  • Pelemparan benda-benda ke arah lapangan.
  • Penyalaan petasan/flare yang dilarang keras.
  • Aksi pitch invasion (suporter masuk ke lapangan).

Adhitia menyadari bahwa atmosfer kompetisi internasional membawa emosi tinggi bagi Bobotoh, namun hal itu tidak melegalkan tindakan anarkis.

"Sepak bola seharusnya tetap menjadi ruang dukungan yang positif, aman, dan membanggakan bagi semua pihak," kata Adhitia.

Manajemen saat ini tengah melakukan investigasi internal menyeluruh terkait penyelenggaraan pertandingan. Adhitia pun mengetuk hati para suporter untuk kembali ke jalur dukungan yang dewasa demi menjaga nama besar Pangeran Biru.

"Di saat yang sama, kami juga melakukan evaluasi dan investigasi internal secara menyeluruh terhadap aspek penyelenggaraan pertandingan," ujarnya.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya