Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Hoffenheim vs Freiburg, Menang Telak, Die Kraichgauer Ukir Rekor Klub

Basuki Eka Purnama
15/2/2026 04:41
Hoffenheim vs Freiburg, Menang Telak, Die Kraichgauer Ukir Rekor Klub
Pemain Hoffenheim Fisnik Asllani melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Freiburg di laga Bundesliga.(X @tsghoffenheimEN)

HOFFENHEIM terus menegaskan status mereka sebagai tim yang paling ditakuti saat bermain di kandang. Dalam laga pekan ke-22 Bundesliga di PreZero Arena, Jumat (14/2), skuat asuhan Christian Ilzer sukses melumat rival lokal mereka, SC Freiburg, dengan skor telak 3-0.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan sebuah torehan sejarah baru. 

Hasil ini memastikan Hoffenheim mencatat rekor klub dengan delapan kemenangan kandang beruntun di Bundesliga, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan.

Babak Pertama: Dominasi yang Tertunda

Sejak peluit pertama dibunyikan, tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Hoffenheim sejatinya sempat bersorak pada 10 menit pertama ketika Andrej Kramaric melepaskan tendangan spektakuler dari jarak 40 meter yang mengelabui kiper Freiburg, Noah Atubolu. 

Namun, kegembiraan itu sirna setelah VAR membatalkan gol tersebut karena Kramaric dianggap berada dalam posisi offside tipis sebelum menerima bola.

Meski mendominasi penguasaan bola hingga 63% dan melepaskan 16 percobaan tembakan di paruh pertama, kebuntuan tetap menyelimuti tuan rumah. 

Peluang emas dari sundulan Ozan Kabak dan sontekan Robin Hranác yang membentur mistar gawang memastikan skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Momentum Kilat di Babak Kedua

Instruksi Christian Ilzer di ruang ganti terbukti ampuh. Hanya 30 detik setelah babak kedua dimulai, Hoffenheim langsung memecah kebuntuan. 

Berawal dari umpan silang presisi Vladimir Coufal dari sisi kanan, Fisnik Asllani melompat sempurna untuk menyundul bola ke pojok gawang Freiburg.

Belum sempat tim tamu bernapas, Hoffenheim menggandakan keunggulan pada menit ke-51. Lagi-lagi melalui skema bola mati dan umpan matang Coufal, Ozan Kabak melakukan pergerakan cerdik ke tiang dekat untuk menyundul bola masuk ke gawang. Dua gol cepat dalam kurun waktu enam menit ini praktis meruntuhkan mental bertanding Freiburg.

Penutup yang Manis

Freiburg, yang tampil tanpa didampingi pelatih Julian Schuster di pinggir lapangan akibat akumulasi kartu, mencoba bangkit dengan memasukkan Vincenzo Grifo dan Igor Matanovic. Namun, pertahanan rapat Hoffenheim yang dipimpin oleh Kabak tampil sangat disiplin.

Pesta di PreZero Arena akhirnya ditutup dengan gol pemain pengganti, Valentin Gendrey, pada masa injury time (90+5'). Hebatnya, Gendrey baru berada di lapangan kurang dari satu menit sebelum ia melepaskan tembakan yang memastikan kemenangan 3-0.

Catatan Pertandingan

Fisnik Asllani terpilih sebagai Man of the Match berkat efektivitasnya dalam membuka jalur kemenangan. Dari sisi statistik, Vladimir Coufal juga layak mendapat apresiasi khusus dengan dua assist dan efisiensi operan mencapai +5,65.

Dengan hasil ini, Hoffenheim tidak hanya menghapus tren negatif sembilan laga tanpa kemenangan melawan Freiburg, tetapi juga mengirim sinyal kuat kepada para pesaingnya di papan atas Bundesliga. (bundesliga.com/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya