Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Dunia sepak bola selalu mencari sosok penyerang sempurna yang mampu menggabungkan kekuatan fisik luar biasa dengan teknik olah bola yang mumpuni. Di tahun 2026, nama Benjamin Sesko telah bertransformasi dari sekadar talenta muda menjadi salah satu predator paling ditakuti di lini pertahanan lawan. Striker asal Slovenia ini bukan hanya pencetak gol, melainkan simbol evolusi posisi nomor 9 di era modern.
Ketajaman Sesko terbukti nyata di awal tahun 2026 ini, di mana gol telatnya di Stadion London kontra West Ham (11/2) menegaskan statusnya sebagai penyelamat tim di momen-momen krusial.
Lahir di Radece, Slovenia, pada tahun 2003, perjalanan Sesko mengikuti jejak sukses banyak bintang dunia yang ditempa oleh ekosistem Red Bull. Memulai langkah besar di Red Bull Salzburg, ia mengikuti jalur yang hampir identik dengan Erling Haaland. Kepindahannya ke RB Leipzig di Bundesliga Jerman menjadi katalis utama yang mengasah ketajamannya di kompetisi kasta tertinggi.
Di Leipzig, Sesko tidak hanya belajar mencetak gol, tetapi juga bagaimana menekan lawan (pressing) dan terlibat dalam pembangunan serangan. Kedewasaan bermainnya di usia muda membuatnya menjadi tumpuan utama Timnas Slovenia, membawa negara tersebut bersaing di level elit Eropa.
| Tinggi Badan | 195 cm |
| Kaki Terkuat | Kanan (Namun sangat aktif dengan kaki kiri) |
| Kekuatan Utama | Kecepatan Sprint, Duel Udara, Finishing |
| Gaya Main | Modern Complete Forward |
Analisis taktis menunjukkan bahwa Sesko adalah anomali fisik. Dengan tinggi badan mencapai 195 cm, ia memiliki keunggulan mutlak dalam duel udara. Namun, yang membedakannya dari striker jangkung konvensional adalah kecepatannya. Sesko tercatat mampu berlari dengan kecepatan maksimal yang menyaingi para pemain sayap (winger) elit di Eropa.
Kombinasi antara kekuatan fisik (power) dan kelincahan (agility) memungkinkannya untuk menjadi pemain yang sangat fleksibel di lini depan. Ia bisa menjadi tembok pemantul bola, sekaligus pelari yang mengeksploitasi ruang kosong di pertahanan lawan.
Banyak penggemar bertanya, "Apakah Benjamin Sesko adalah Erling Haaland baru?". Secara fisik dan latar belakang klub, keduanya memiliki kemiripan yang mencolok. Namun, pengamat teknis menilai Sesko memiliki teknik kontrol bola yang sedikit lebih halus dalam ruang sempit. Jika Haaland adalah simbol efisiensi gol yang brutal, Sesko menawarkan keterlibatan yang lebih dalam pada fase permainan tim secara keseluruhan.
Memasuki bursa transfer tahun 2026, nilai pasar Benjamin Sesko telah mencapai angka yang fantastis. Jika dikonversi ke dalam Mata Uang Rupiah, nilai transfernya diperkirakan telah menembus angka Rp1,5 triliun hingga Rp2 triliun, tergantung pada klausul rilis dan performa musim berjalan. Harga ini menjadikannya salah satu aset paling berharga di jagat sepak bola saat ini.
Benjamin Sesko adalah bukti bahwa posisi striker murni belum mati, ia hanya berevolusi menjadi lebih komplet. Dengan etos kerja yang kuat dan kemampuan fisik yang luar biasa, Sesko berada di jalur yang tepat untuk menjadi legenda. Bagi penikmat sepak bola, menyaksikan perkembangan pemain ini adalah melihat bagaimana standar baru penyerang masa depan sedang dibentuk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved