Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Everton vs Bournemouth, Sempat Tertinggal, The Cherries Menang di Stadion Hill Dickinson

Basuki Eka Purnama
11/2/2026 05:11
Everton vs Bournemouth, Sempat Tertinggal, The Cherries Menang di Stadion Hill Dickinson
Para pemain Bournemouth melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Everton di laga Liga Primer Inggris.(X @afcbournemouth)

AMBISI Everton untuk menembus zona Eropa kembali menemui jalan buntu. Bermain di Hill Dickinson Stadium, Rabu (11/2) dini hari WIB, skuad asuhan David Moyes harus menelan pil pahit setelah keunggulan satu gol mereka sirna dalam waktu singkat, berujung pada kekalahan 1-2 dari tim tamu, Bournemouth.

Pertandingan ini awalnya menjanjikan bagi The Toffees. Dengan misi mengamankan posisi keenam klasemen, Everton tampil menekan meski sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan pada 30 menit pertama. 

Absennya Jack Grealish akibat cedera kaki membuat Moyes memberikan debut kepada pemain pinjaman asal Chelsea, Tyrique George. Pemuda 20 tahun itu menunjukkan beberapa aksi menjanjikan, meski masih terlihat canggung di laga perdananya.

Kebangkitan Singkat dan Penalti Iliman Ndiaye

Momentum Everton datang di pengujung babak pertama. Berawal dari penetrasi Jarrad Branthwaite ke dalam kotak penalti, bek muda tersebut dijatuhkan oleh pemain anyar Bournemouth, Rocha Rayan. Wasit Andrew Madley tanpa ragu menunjuk titik putih. 

Iliman Ndiaye yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Djordje Petrovic pada menit ke-42. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Everton sebenarnya memiliki peluang emas untuk mengunci kemenangan. Iliman Ndiaye memberikan umpan matang kepada Thierno Barry yang berdiri bebas di depan gawang. Namun, penyelesaian akhir yang lemah dari Barry berhasil diblok oleh Alex Jimenez tepat di garis gawang. Kegagalan ini menjadi titik balik bencana bagi tuan rumah.

Delapan Menit Mimpi Buruk

Bournemouth, di bawah arahan Andoni Iraola, tampil lebih agresif. Rocha Rayan yang sebelumnya menyebabkan penalti, membayar kesalahannya pada menit ke-61. Memanfaatkan umpan silang Adrien Truffert, pemain sayap asal Brasil itu memenangi duel udara dan menyundul bola melewati Jordan Pickford.

Hanya berselang tiga menit, pertahanan Everton kembali kocar-kacir. Sebuah tendangan bebas dari Alex Scott memicu kemelut di depan gawang. James Hill menyundul bola ke arah Amine Adli yang menyambutnya dengan sundulan sambil menjatuhkan diri ke gawang yang kosong. Dalam sekejap, kedudukan berbalik menjadi 1-2.

Penderitaan Everton lengkap ketika Jake O'Brien diganjar kartu merah langsung tak lama kemudian. 

O'Brien dianggap melanggar Adli yang memiliki peluang bersih mencetak gol. Bermain dengan 10 orang membuat usaha Everton untuk menyamakan kedudukan menjadi misi yang mustahil.

Krisis Laga Kandang

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Everton di markas sendiri. Mereka belum pernah meraih kemenangan kandang sejak 6 Desember lalu. Kontras dengan performa apik mereka saat tandang, Stadion Hill Dickinson justru menjadi tempat yang tidak ramah bagi sang pemilik.

Bagi Bournemouth, kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi enam pertandingan di Liga Primer Inggris, sekaligus membuktikan bahwa tim asuhan Iraola memiliki mentalitas baja untuk bangkit dari posisi tertinggal.

Berkat kemenangan ini, Bournemouth kini menduduki peringkat sembilan klasemen Liga Primer Inggris dengan raihan 37 poin, hanya kalah selisih gol dari Everton yang berada satu posisi di atas mereka. (theguardian/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya