Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC Adu Kesaktian di Perang Saudara di Penutup Putaran Pertama Liga Championship

Akhmad Safuan
28/1/2026 11:01
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC Adu Kesaktian di Perang Saudara di Penutup Putaran Pertama Liga Championship
Ilustrasi(Dok Istimewa)

JELANG perang saudara PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC Jumat (30/1) di Stadion Jatidiri Semarang, Laskar Mahesa Jenar mulai berbenah dan targetkan memperoleh poin penuh untuk keluar dari zona degradasi atau sebaliknya turun ke dasar klasmen di  Liga Championship.

Perjuangan PSIS Semarang untuk keluar dari zona degradasi semakin berat, pada putaran pertama harus terseok-seok di papan bawah klasmen sementara Liga Championship 2025/2026, bahkan hingga kini masih berada di urutan 9 Group B (timur) mengantongi 11 poin dari 17 pertandingan yang dilakoni dengan 3 kali menang, 2 kali seri dan 12 kali kalah.

Menghadapi Kendal Tornado FC pada laga pekan ke-18 Jumat (30/1) di Stadion Jatidiri Semarang diperkirakan bakal menjadi partai menarik, karena PSIS Semarang bertekat untuk menang di penghujung putaran pertama agar keluar dari zona merah untuk dapat mengimbangi Persiba Balikpapan yang berada di atasnya yang kini memiliki 14 poin.

Sedangkan Kendal Tornado FC saat ini berada di urutan 5 klasmen sementara Liga Championship memiliki 30 poin dari 17 pertandingan di dijalani dengan 9 kali menang, 3 kali seri dan 5 kali kalah, juga akan tetap ngotot untuk memenangi pertandingan ini agar dapat mendekati Persipura yang berada di urutan 3.

Laga PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC ini diibaratkan merupakan perang saudara, mengingat pemilik tim berjuluk Laskar Badai Pantura Junianto (Anto Van Java) juga mengantongi 15 persen saham dari sebelumnya di 30 persen di PSIS Semarang yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar 

"Kita bertekat keluar dari zona degradasi, sekarang kita fokus untuk dapat menang menghadapi Kendal Tornado FC besok," kata Pelatih PSIS Semarang Jefri Sastra.

Menghadapi tim tamu Laskar Badai Pantura, ungkap Jefri Sastra, berbagai persiapan telah dilakukan dengan latihan lebih serius dan melakukan evaluasi menyeluruh usai pertandingan melawan Persela Lamongan pada pekan lalu. "Saat ini kita pembenahan fundamental tim, mulai dari membangun chemistry antar pemain hingga memperbaiki transisi permainan," tambahnya.

Berdasar evaluasi dan  analisis melalui video-video permainan sebelumnya, menurut Jefri Sastra, masih punya banyak kelemahan dan itu harus terus dibenahi sampai hibgga berhadapan dengan Kendal Tornado FC yang baru saja bermain seri tanpa gol saat menjamu tamu Persiku Kudus di Stadion Sriwedari Solo.

Singkatnya waktu persiapan yang dimiliki Laskar Mahesa Jenar, lanjut Jefri Sastra, karena jadwal pertandingan yang berdekatan, maka seluruh program latihan diatur secara cermat, termasuk menjaga kondisi fisik dan mental pemain dengan menjaga motivasi pemain dan konsisten yang harus dipertahankan.

Pelatih PSIS Semarang Jefri Sastra juga mengakui menghadapi Kendal Tornado FC pada laga penutup putaran pertama Liga Championship ini, bukan hal mudah karena meskipun Laskar Badai Pantura merupakan tim promosi, namun melihat hasil yang dicapai menunjukkan performa impresif dan tim yang diperhitungkan untuk promosi ke Superleague musim depan.

"Permainan besok harus lebih baik dari pada saat melawan Persela Lamongan untuk menjadi modal melangkah selanjutnya pada putaran kedua Liga Championship," tambahnya.

Sebelumnya Pelatih Kendal Tornado FC adalah Stefan Rullin Keeltjes mengungkapkan meskipun cukup berat untuk berada di puncak klasemen Liga Championship, namun Laskar Badai Pantura bertekat untuk masuk dalam tiga besar, sehingga tim diasuhnya terus berjuang dapat memenangi setiap pertandingan.

Setelah ditahan imbang Persiku Kudus dan hanya menambah 1 poin, lanjut Stefan Keeltjes, maia menghadapi PSIS Semarang pada lanjutan kompetisi dan sekaligus menutup putaran pertama Liga Championship tersebut, akan berusaha dapat memenangi pertandingan agar dapat merapatkan jarak dengan Persipura Jayapura.

"Kita berusaha dapat memenangi pertandingan agar jarak dengan posisi 3 tidak terlalu jauh mengejarnya, maka kita lakukan evaluasi dan pembenahan tim," ujar Stefan Keeltjes. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya