Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Newcastle United vs Sunderland, Newcastle Takluk 0-1 dari Sunderland

Thalatie K Yani
15/12/2025 04:25
Newcastle United vs Sunderland, Newcastle Takluk 0-1 dari Sunderland
Kekalahan 0-1 Newcastle United dari Sunderland menjadi yang paling menyakitkan bagi Bruno Guimaraes. (Sunderland)

KEKALAHAN bukan hal baru bagi Bruno Guimaraes. Kapten Newcastle United itu bahkan sempat menitikkan air mata ketika timnya kalah di final Piala Liga 2023 dari Manchester United. Namun, kekalahan derbi dari Sunderland pada Minggu disebutnya sebagai yang paling menyakitkan selama empat tahun membela Newcastle.

“Seluruh pesan di ruang ganti hari ini adalah ‘lakukan untuk para penggemar’ dan kami tidak melakukannya,” ujar Guimaraes. “Ini sangat memalukan bagi saya dan membuat frustrasi karena kami tahu kami punya tim yang lebih baik dari mereka. Itu jelas bagi saya. Tapi hari ini kami tidak bermain seperti tim yang lebih baik. Itu membuat saya marah.”

Kekalahan 0-1 ini terasa lebih merusak dibandingkan kekalahan tandang Newcastle lainnya dalam beberapa pekan terakhir. Pelatih kepala Eddie Howe bahkan tanpa diminta berulang kali menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers seusai laga. Ia mengakui kekalahan dari rival berat, terlebih dengan penampilan yang loyo melawan tim promosi, terasa sangat “mengerikan”.

“Kritik selalu datang setiap kali kalah, tapi yang ini akan lebih keras karena pertandingan dan pentingnya laga,” kata Howe. “Kami sepenuhnya menyadari itu dan itulah mengapa rasanya sangat menyakitkan. Ini mengecewakan para pendukung kami dan saya minta maaf.”

Pemandangan muram menyelimuti rombongan Newcastle saat meninggalkan Stadion of Light. Kontras dengan suasana beberapa jam sebelumnya, ketika sejumlah pemain tampak tersenyum saat turun dari bus tim. Namun optimisme awal itu sirna oleh perlawanan disiplin Sunderland, yang kini tampil berbeda di bawah asuhan Regis Le Bris dan telah mengambil poin dari sejumlah tim papan atas.

“Kami mendapatkan semakin banyak pengalaman dan skuad kami semakin baik,” ujar Le Bris. “Kami masih muda. Ini musim pertama kami di Premier League, jadi setelah pengalaman berat, kami terus berkembang. Jadi saya tidak terlalu terkejut.”

Gol penentu datang dengan cara yang tak diharapkan. Nick Woltemade mencetak gol bunuh diri kurang dari satu menit setelah babak kedua dimulai. Newcastle tak pernah benar-benar pulih. Meski mencatat satu tembakan tepat sasaran lebih banyak, pendekatan yang terlalu berhati-hati membuat mereka tumpul. Peluang terbaik hanya datang dari tembakan jarak jauh Guimaraes yang dengan mudah diamankan kiper Robin Roefs.

“Kami tidak hadir,” kata Guimaraes. “Tidak ada tembakan, tidak ada umpan silang, tidak ada passing. Kami seharusnya lebih menuntut bola. Kami menerima cara mereka bermain—bola panjang, mereka memenangkan duel. Di derbi, kami harus memenangkan duel.”

Ketegangan memuncak di akhir laga dengan kartu kuning untuk Joe Willock dan Malick Thiaw. Kekalahan ini menjadi kemunduran terbaru dalam musim yang tersendat. Howe menegaskan timnya tak boleh membiarkan satu pertandingan mendefinisikan musim.

“Kamu tidak pernah ingin satu pertandingan mendefinisikan musimmu,” kata Howe. “Kalau pun iya, biarlah itu mendefinisikannya secara positif, bangkit dan menunjukkan kualitas. Itulah yang harus kami lakukan.” (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya