Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Achraf Hakimi Raih Gelar Pemain Terbaik Afrika 2025

Dhika Kusuma Winata
20/11/2025 07:03
Achraf Hakimi Raih Gelar Pemain Terbaik Afrika 2025
Bek timnas Maroko Achraf Hakimi saat memenangi gelar Pemain Terbaik Afrika 2025.(AFP/ABDEL MAJID BZIOUAT)

BEK kanan Maroko, Achraf Hakimi, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika 2025 di ajang Penghargaan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) di Rabat, Rabu (19/11) malam.

Pesepak bola berusia 27 tahun ini mengalahkan kapten Mesir, Mohamed Salah, dan striker Nigeria, Victor Osimhen, setelah membantu klubnya, Paris Saint-Germain, meraih gelar juara Ligue 1 dan trofi Liga Champions pertama mereka.

Hakimi, yang gagal meraih posisi puncak pada 2023 dan 2024, menjadi orang Maroko pertama yang memenangkan penghargaan tersebut sejak Mustapha Hadji pada 1998.

Sementara itu, kapten Maroko, Ghizlane Chebbak, memenangkan penghargaan untuk kategori putri, secara mengejutkan mengalahkan kapten Nigeria, Rasheedat Ajibade, dan rekan setimnya di Atlas Lionesses, Sanaa Mssoudy.

Para pemenang dipilih oleh panel ahli yang terdiri dari anggota komite teknis CAF, serta profesional media, pemain, dan pelatih Afrika.

Hakimi Incar Gelar Juara Afrika

Hakimi pantas mendapatkan penghargaan ini setelah penampilan gemilangnya bersama timnas Maroko dan PSG, termasuk mencetak gol pembuka saat Les Parisien mengalahkan Inter Milan 5-0 di final Liga Champions.

PSG juga memenangkan Piala Super UEFA, Coupe de France, dan Trophee des Champions musim lalu, tetapi dikalahkan oleh Chelsea di final Piala Dunia Antarklub.

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk memenangkan trofi bergengsi ini," ujarnya. "Trofi ini bukan hanya untuk saya - ini untuk semua orang Afrika yang memiliki impian."

Namun, sang bek kini harus berjuang untuk pulih agar dapat tampil di Piala Afrika 2025 di kandang sendiri setelah mengalami cedera ligamen pergelangan kaki, awal bulan ini, di laga Liga Champions melawan Bayern Muenchen.

Hakimi melompat ke atas panggung sebelum menerima penghargaan dari Presiden CAF, Patrice Motsepe, dan rekan sejawatnya dari FIFA, Gianni Infantino, sambil memastikan tidak membebani kaki kirinya yang cedera.

Ia telah menjadi garda terdepan dalam mempromosikan final tahun ini, saat Maroko bertekad meraih gelar kontinental untuk pertama kalinya sejak 1976.

"Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk memenangkan trofi Piala Afrika," tambah Hakimi. "Saya ingin berterima kasih kepada para fisioterapis saya dan mereka yang telah mendukung saya di masa sulit ini."

Chebbak Raih Gelar Ganda untuk Maroko

Chebbak mengukir sejarah sebagai orang Maroko pertama yang memenangkan penghargaan untuk kategori putri sejak pertama kali ditetapkan pada 2001.

Gelandang berusia 35 tahun ini menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Afrika Putri 2024 yang tertunda tahun ini, termasuk mencetak gol yang memukau di final.

Namun, Atlas Lionesses dikalahkan 3-2 oleh Nigeria, dan Ajibade sangat diunggulkan untuk meraih penghargaan tersebut setelah dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen, sekaligus memperpanjang rekor Super Falcons dengan memenangkan gelar kontinental ke-10.

"Saya sangat senang menerima penghargaan ini," kata Chebbak. "Ini adalah buah dari kerja keras selama bertahun-tahun."

Namun, tim Afrika Barat itu juga meraih kesuksesan karena Chiamaka Nnadozie dari Brighton dinobatkan sebagai kiper terbaik untuk tahun ketiga berturut-turut.

Pelatih Cape Verde Dianugerahi Penghargaan

Sebelumnya, dalam upacara di ibu kota Maroko, Bubista dinobatkan sebagai pelatih pria terbaik tahun ini setelah membawa Cape Verde meraih kualifikasi bersejarah untuk Piala Dunia FIFA 2026.

"Ini luar biasa," kata pria berusia 55 tahun itu. "Kami memang negara kecil, tetapi kami memiliki hati yang besar."

Sementara itu, Othmane Maamma dari Watford meraih penghargaan pemain muda terbaik putra tahun ini - setelah memenangkan bola emas selama kampanye Piala Dunia U-20 Maroko yang sukses.

"Kami membangun tim yang mampu memenangkan Piala Dunia dan itu merupakan kebanggaan yang luar biasa bagi saya," kata gelandang berusia 20 tahun itu.

"Saya harus berterima kasih kepada banyak orang dan saya sangat terharu," lanjutnya.

Presiden Kenya William Ruto, Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan, dan Presiden Uganda Yoweri Museveni menerima penghargaan prestasi luar biasa setelah negara mereka menjadi tuan rumah bersama Kejuaraan Afrika 2024 pada bulan Agustus.

Trio negara Afrika Timur ini akan menjadi tuan rumah Piala Afrika 2027.

Pemenang CAF Awards 2025:

  • Pemain Terbaik Pria: Achraf Hakimi (PSG & Maroko)
  • Pemain Terbaik Wanita: Ghizlaine Chebbak (Al-Hilal & Maroko)
  • Pelatih Terbaik Pria: Bubista (Cape Verde)
  • Penjaga Gawang Terbaik Pria: Yassine Bonou (Al-Hilal & Maroko)
  • Penjaga Gawang Terbaik Wanita: Chiamaka Nnadozie (Brighton & Hove Albion & Nigeria)
  • Tim Nasional Pria: Maroko U-20
  • Tim Nasional Wanita: Nigeria
  • Klub Terbaik Pria: Pyramids (Mesir)
  • Pemain Antarklub Terbaik Pria: Fiston Mayele (Pyramids & Republik Demokratik Kongo)
  • Pemain Muda Terbaik Pria: Othmane Maamma (Watford & Maroko)
  • Pemain Muda Terbaik Wanita Tahun: Doha El Madani (AS FAR & Maroko)
  • Gol Terbaik Tahun Ini (pilihan penggemar): Clement Mzize untuk Young Africans vs TP Mazembe. (bbc/Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya