Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIBANTAI Persiku Kudus pada lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026 Grup B di Stadion Wergu Wetan, Kudus Selasa (11/11) sore, PSIS Semarang semakin terpuruk di lantai dasar klasmen sementara.
Pertandingan lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026 Grup B Selasa (11/11) sore menjadi kebangkitan Persiku Kudus, bertemu dengan PSIS Semarang yang sama-sama berada di papan bawah klasmen sementara, Macan Muria berhasil membantai Laskar Mahesa Jenar dengan kedudukan 3-0.
Disaksikan ribuan penonton memadati Stadion Wergu Wetan, Kudus, Macam Muria sejak menit awal tampil secara agresif dengan menekan tim Laskar Mahesa Jenar, hingga pada menit ke 16 tendangan bebas Igor Henrique gagal dibendung kiper PSIS Raka Octa hingga kedudukan 1-0 untuk tuan rumah.
Meskipun mendapatkan sejumlah peluang melalui dua pemainnya Dani Ibrahim dan Widi Sjarif, namun hingga jeda turun minum skor 1-0 tidak berubah, bahkan memasuki babak kedua tendangan keras Dave Mustaine pada menit ke 56 hanya menghantam mistar gawang dan nyaris menambah gol.
Tetap dengan tampil menyerang, Persiku Kudus terus memborbardir PSIS Semarang hingga pada menit ke-63 dengan memanfaatkan skema bola mati Igor Henrique kembali berhasil membobol gawang Raka Octa menjadikan skor berubah 2-0, bahkan pada waktu tambahan 90+4 penain asal Brasil ini kembali menciptakan hattrick melalui sundulan menjadikan kedudukan 3-0 hingga peluit panjang dibunyikan.
Berhasil mengalahkan tim tamu Laskar Mahesa Jenar ini, Persiku Kudus memutuskan trend negatif menambah 3 poin hingga baik peringkat ke posisi 8 dengan mengantongi nilai 7 dari 10 pertandingan yang dilakoninya, sendang PSIS Semarang harus pasrah berada di dasar klasmen dengan mengantongi 2 poin dari 10 pertandingan yang sudah dijalani.
"Pada babak pertama sebenarnya kita sudah bermain cukup baik, bisa mengendalikan permainan, tetapi lini bertahan kita malah sedikit membuat kesalahan sehingga harus kebobolan,” ujar Pelatih PSIS Semarang Ega Raka Galih.
Atas kekalahan beruntun dalam melakoni Liga 2 Championship 2025/2026 Grup B, Ega Raka Galih mengatakan PSIS Semarang yang menjadi sorotan segera akan melakukan evakuasi dan pembenahan terutama pada kesalahan-kesalahan pemain lini belakang yang kurang disiplin. "Kita akan evaluasi segera," tambahnya.
Pelatih Persiku Kudus Noor Hadi mengatakan hasil positif yang dipetik ini menjadi kebangkitan Macam Muria, diharapkan akan terus berlanjut pada pertandingan berikutnya karena pada putaran pertama menuai catatan buruk hanta mengantongi 4 poin dan berada di papan bawah Liga 2 Championship 2025/2026 Grup B.
"Semoga ini menjadi awal yang baik bagi Persiku Kudus, pertandingan ini sudah sesuai rencana takni meraih 3 poin di kandang, kami ucapkan terima kasih kepada semua pemain, staf dan manajemen yang selalu mendukung," kata Noor Hadi.
setelah mengalahkan saudara tua dalam laga Kendal Tornado FC vs PSIS Semarang 0-3 pada Liga Championship di Stadion Jatidiri Semarang Jumat (30/1) lalu, Kendal Tornado FC targetkan tiga besar
AMBISI PSIS Semarang keluar dari zona degradasi dan tetap bertahan di Liga Championship mendatang semakin terlihat.
Isi jeda panjang kompetisi Liga Championship 2025/2026 hingga 15 Februari mendatang, PSIS gelar training center (TC) di Yogyakarta karena kesulitan dapatkan lapangan layak.
Penunjukan Angel Alfredo Vera sebagai direktur teknik menjadi strategi jangka panjang manajemen guna mempersiapkan tim lebih matang.
PSIS Semarang resmi mengakhiri kontrak Jefri Sastra setelah dua bulan melatih. Evaluasi manajemen dilakukan karena tim belum keluar dari zona degradasi Liga Championship 2025/2026.
PSIS Semarang makin berat keluar dari zona degradasi Liga Championship 2025/2026 usai kalah 1-2 dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved