Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
FINAL Leagues Cup diwarnai keributan panas setelah Inter Miami kalah 0-3 dari Seattle Sounders di Lumen Field, Senin (1/9) WIb. Luis Suarez berulah tertangkap kamera meludah ke arah staf tim lawan di tengah kekacauan usai laga.
Keributan bermula tepat setelah peluit panjang dibunyikan. Suarez berlari ke arah gelandang muda Seattle, Obed Vargas, yang baru berusia 20 tahun.
Aksi tersebut langsung memicu adu fisik melibatkan sejumlah pemain dan staf dari kedua kubu. Wasit serta ofisial pertandingan bergegas menenangkan situasi namun kamera televisi menangkap momen Suarez tampak meludah ke arah seorang ofisial Seattle setelah adu mulut.
Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, enggan berspekulasi lebih jauh terkait insiden tersebut.
“Tidak ada yang menyukai tindakan seperti itu di akhir sebuah pertandingan, tetapi jika ada reaksi, mungkin ada provokasi,” ujarnya.
Keributan sempat menunda jalannya seremoni penyerahan trofi meski kedua tim tetap berada di lapangan.
Sementara itu, pelatih Seattle Sounders, Brian Schmetzer, memilih meredam situasi dan menekankan kemenangan besar timnya atas skuad Miami yang dipimpin Lionel Messi.
“Sayangnya hal itu akan mengurangi sorotan terhadap penampilan luar biasa Seattle Sounders,” kata Schmetzer.
“Saya rasa kami bisa menganggap itu sebagai sebuah pujian, bahwa frustrasi Miami membuat beberapa hal terjadi di lapangan yang seharusnya tidak terjadi. Saya akan menghentikan pembahasan itu karena hal tersebut seharusnya bukan jadi cerita utama,” tambahnya.
Schmetzer juga mengungkap ia sempat berbincang singkat dengan Messi di lapangan setelah laga.
Suarez memang sudah lama dikenal dengan reputasi kontroversial lantaran emosinya, terutama sejak insiden menggigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014.
Selain itu, ia juga pernah dijatuhi sanksi akibat kasus menggigit pemain lain serta tuduhan pelecehan rasial dalam karier klubnya. (AFP/I-1)
Keputusan manajemen Inter Miami untuk mempertahankan Luis Suarez tidak lepas dari perubahan besar dalam komposisi skuad.
Kemenangan ini membuat Kolombia menduduki peringkat ketiga klasemen kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol dengan raihan 28 poin.
Messi gagal mengantarkan Inter Miami merebut kembali gelar Leagues Cup setelah timnya dipermalukan Seattle Sounders.
Tanpa Messi, peran vital di lini depan sukses diambil alih Suarez.
INTER Miami melangkah ke babak perempat final Leagues Cup 2025 usai menang 3-1 atas Pumas UNAM.
Messi gagal mengantarkan Inter Miami merebut kembali gelar Leagues Cup setelah timnya dipermalukan Seattle Sounders.
SEATTLE Sounders membuat kejutan besar dengan menumbangkan Inter Miami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved