Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS Tiongkok harus mengakui keunggulan tuan rumah Korea Selatan. Korsel menang dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan perdana mereka di ajang EAFF E-1 Football Championship 2025 atau Piala Asia Timur, Senin (7/7) waktu setempat.
Sejak peluit awal, Korea Selatan tampil dominan. Mereka menguasai laga melalui penguasaan bola yang efektif, umpan-umpan akurat, dan variasi tempo permainan yang terus menekan pertahanan Tiongkok.
Korsel membuka keunggulan pada menit ke-8 lewat tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti yang dilepaskan Lee Dong-gyeong. Skor menjadi 2-0 di menit ke-21 setelah Joo Min-kyu menanduk bola masuk ke gawang yang memastikan keunggulan dua gol bagi tuan rumah hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Tiongkok sempat mencoba membangun serangan namun upaya mereka dipatahkan. Pada menit ke-57, Kim Ju-sung menambah gol ketiga bagi Korsel melalui sepakan jarak dekat setelah situasi sepak pojok.
Tiongkok turun dengan skuad muda di bawah arahan pelatih sementara Dejan Djurdjevic. Dua pemain kelahiran 2006, Kuai Jiwen dan Wang Yudong, masuk dalam daftar starter di laga ini.
Djurdjevic mengaku sudah mencoba melakukan beberapa perubahan sejak awal laga, tetapi sulit bersaing melawan lawan sekuat Korea.
"Mereka (Korsel) mencetak gol lebih awal dan bermain dengan sangat lancar, membuat kami berada dalam tekanan besar," kata Djurdjevic dilansir Xinhua.
Ia mengakui performa timnya masih belum memuaskan, tetapi tetap menghargai usaha seluruh pemain di lapangan.
Menurutnya, wajar bila timnya kesulitan menghadapi tim sekelas Korsel.
"Ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan analisis mendalam. Kami harus memastikan para pemain lebih siap dan dalam kondisi lebih baik untuk pertandingan selanjutnya," ujarnya.
Ia juga menjelaskan beberapa pemain tidak bisa tampil karena cedera sehingga tim harus memaksimalkan opsi yang tersedia. Djurdjevic mengakui Korsel pantas meraih kemenangan karena mereka tampil jauh lebih baik secara keseluruhan.
"Kami mungkin tampil sedikit lebih baik di babak kedua, tetapi itu kemungkinan karena lawan sudah unggul dan menurunkan tempo permainan," tambahnya.
Turnamen Piala Asia Timur tahun ini digelar hingga 16 Juli di dua kota di Provinsi Gyeonggi, Korsel, yakni Suwon dan Yongin.
Selain Korsel dan Tiongkok, dua tim lain yang ikut berpartisipasi adalah Jepang dan Hong Kong. (I-2)
Zhang Zhizhen meraih kemenangan di nomor tunggal putra dan ganda campuran untuk memastikan timnas Tiongkok menang atas timnas Belgia di laga fase grup United Cup.
Tim bulu tangkis Indonesia harus merelakan trofi Piala Suhandinata 2025 kembali ke tangan Tiongkok setelah kalah 0-2 (30-45, 44-45) pada partai final.
TIMNAS Tiongkok menutup turnamen EAFF E-1 Football Championship 2025 alias Piala Asia Timur. Kemenangan didapat Tiongkok usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Hong Kong.
Usai mengalahkan Tiongkok, Jepang menyamai poin tuan rumah Korea Selatan dengan enam angka, tetapi unggul selisih gol +7 berbanding +5.
Asosiasi Sepak Bola Tiongkok (CFA) resmi memecat pelatih kepala Branko Ivankovic pada Jumat (27/6).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved