Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PSSI berharap Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) siap digunakan untuk laga timnas Indonesia vs Australia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 10 September mendatang.
Federasi berharap perbaikan rumput stadion selesai tepat pada waktunya. Sekjen PSSI Yunus Nusi mengapresiasi pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) terkait perawatan rumput SUGBK.
"Ada perkembangan signifikan dan kami berharap rumput SUGBK siap menggelar laga melawan Australia. Saya berharap pemberitaan soal kondisi rumput untuk lebih bijak karena saya melihat di media sosial banyak berita yang tidak sesuai dengan fakta. Mari kita bantu timnas, bantu PSSI, untuk memberitakan berita yang benar," kata Yunus Nusi dilansir laman PSSI.
Baca juga : Timnas Senior dan U-16 Bertemu Australia, PSSI: Sikat!
PPKGBK saat ini melakukan pekerjaan perawatan rumput lapangan/field of play (FOP) SUGBK secara intensif. Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi A Kusumo, menyatakan hingga saat ini perkembangannya dalam tahap maturasi rumput.
Lapangan sejak Juli lalu dilakukan penggelaran rumput jenis Zoysia Matrella. Tim SUGBK melakukan pemindahan rumput dari area nursery yang sudah berusia lebih dari satu tahun dan menggelarnya ke area lapangan.
"Memang benar bahwa rumput di Stadion Utama GBK masih dalam tahap maturasi setelah pemasangan rumput. Sebagai pengelola GBK, kami telah melakukan upaya maksimal untuk memastikan rumput tumbuh kuat dan dalam kondisi terbaik," kata Rakhmadi.
Saat ini, pengelola SUGBK tengah mengupayakan tiga tahap perawatan yakni pemberian asupan bagi rumput melalui pemupukan intensif, proses rolling, verticut, dan top dressing agar mencapai kerataan yang optimal serta pengecekan dan uji fungsi teknis secara berkala.
"Kami meyakini bahwa dengan perawatan intensif ini, rumput akan lebih layak digunakan sesuai dengan standar internasional. Namun, pada akhirnya kami selaku pengelola akan mengikuti keputusan akhir terkait kelayakan rumput yang akan ditentukan oleh FIFA atau AFC match competition melalui final checking," tukas Rakhmadi.
(Z-2)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
Berada satu grup dengan Vietnam selalu menghadirkan tensi tinggi. Sebagai juara bertahan edisi 2024, Vietnam tetap menjadi batu sandungan utama. Namun, bagi Indonesia.
Timnas Irak akan tampil di babak playoff Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 2-1 (agregat 3-2).
Spanyol mengamankan tiket setelah bermain imbang 2-2 melawan Turki di Sevilla, Rabu (18/11).
Nico Scholtterbeck yakin timnas Jerman dapat bersaing nantinya di Piala Dunia 2026 dan bisa mengulang kesuksesan besar tim Panser pada Piala Dunia 2014 silam.
Timnas Curacao meraih tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang timnas Jamaika 0-0 dalam laga terakhir Kualifikasi Zona CONCACAF.
Timnas Skotlandia menyudahi penantian 28 tahun dengan lolos dramatis ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan timnas Denmark 4-2 di laga kualifikasi.
Total 39 negara telah memastikan tiket untuk tampil di Piala Dunia yang untuk pertama kalinya akan diikuti 48 negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved