Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANTONIO Conte mengungkapkan area yang perlu diperbaiki Napoli dan elemen-elemen yang membuatnya terkesan setelah kemenangan persahabatan 3-0 atas Mantova.
"Saya tidak ingin tim yang hanya bertahan dan menunggu kematian olahraga."
Partenopei mengalahkan tim Serie B Mantova dengan gol dari Jesper Lindstrom, Leonardo Spinazzola, dan Walid Cheddira. Mereka kembali menggunakan formasi 3-4-2-1, tetapi dengan Cheddira sebagai semacam False 9, sementara Victor Osimhen sekali lagi tidak berada di bangku cadangan.
Baca juga : Napoli Datangkan Leandro Spinazzola dengan Status Bebas Transfer
“Itu adalah uji coba yang baik, kami baru saja menyelesaikan sembilan hari kerja keras secara fisik dan taktis,” kata Conte kepada OneFootball.
“Saya melihat banyak hal positif, seperti tekanan dan garis pertahanan yang sangat tinggi. Namun, kami harus lebih baik dalam mengendalikan permainan.”
Napoli melanjutkan persiapan mereka untuk musim baru, sebuah perubahan radikal setelah musim yang melihat empat pelatih berbeda dan berbagai sistem taktis.
Baca juga : Antonio Conte Jadi Pelatih Baru Napoli
“Menang membantu kami untuk terus menang. Saya ulangi, kami harus lebih baik dalam penguasaan bola, tetapi saya sangat puas dengan agresi dan garis tinggi. Kami perlu bekerja dan meningkatkan, jadi dengan kedatangan pemain internasional, itu pasti akan menjadi peningkatan,” kata Conte.
Conte terkenal karena melatih pemainnya dengan sangat keras dalam latihan dan mereka terlihat kelelahan setelah sesi latihan.
Namun, mantan pelatih Juventus, Chelsea, Inter, dan Tottenham ini memperingatkan bahwa dia telah memberi mereka sedikit keleluasaan.
Baca juga : Antonio Conte Jadi Pelatih Baru Napoli
“Kami memulai perlahan, kemudian kelompok beradaptasi. Semakin lama kami melanjutkan, semakin banyak anak-anak akan mengerti. Hal yang penting adalah membawa intensitas besar ke dalam pertandingan. Saya tidak ingin tim yang bertahan dan menunggu kematian olahraga,” ujarnya.
“Kami harus bermain lebih banyak di jalur umpan.”
Pertandingan berikutnya untuk Napoli adalah melawan Egnatia pada 28 Juli, Brest pada 31 Juli, dan Girona pada 3 Agustus.
Pertandingan kompetitif pertama adalah pertandingan putaran awal Coppa Italia melawan Modena pada 10 Agustus. (Football-Italia/Z-3)
Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, Como berhasil menembus semifinal Coppa Italia.
Preview Napoli vs Como perempat final Coppa Italia 2026. Prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik Conte vs Fabregas.
Napoli kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di Serie A. Antonio Vergara cetak gol perdana, namun Napoli harus kehilangan Di Lorenzo.
Preview big match Serie A 2025/26 antara Napoli vs Fiorentina di Stadion Diego Armando Maradona. Analisis taktik Antonio Conte vs Palladino dan prediksi skor.
Dua gol dari Joao Pedro di babak kedua memastikan kemenangan Chelsea, sekaligus mengakhiri perjalanan Napoli di kompetisi Eropa musim ini.
Menurut Rosenior, tingginya level persaingan membuat tidak ada laga yang bisa dianggap mudah, baik di Liga Champions, Serie A, maupun Premier League.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved