Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Saat Gianluigi Donnarumma dan Luciano Spalletti berbicara kepada wartawan menjelang Matchday 1, antara Italia melawan Albania, perhatian para penonton di ruang media tertuju bukan pada panggung utama namun pada bagian belakang ruangan.
Di sana, seorang pria bertinggi badan 192 cm yang mengenakan kacamata hitam, hadir dalam kapasitasnya sebagai kepala delegasi Tim Azzurri. Dia adalah Gianlugi Buffon, mantan penjaga gawang dan kapten timnas Italia.
Menjelang pertandingan babak 16 besar piala Eropa, Sabtu (29/6) melawan Swiss, Buffon diwawancarai UEFA untuk membahas perkembangan Timnas Italia dan kiper mana yang membuatnya terkesan selama turnamen ini. Berikut nukilannya yang disarikan dari situs resmi federasi sepak bola Eropa tersebut.
Baca juga : Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini Mundur
Menurut Anda hal positif apa yang bisa diambil Italia dari babak penyisihan grup?
Saya sangat mengapresiasi pengorbanan, identitas tim, karakter, dan kiper kami. Bagaimana mereka menghadapi tantangan dengan tekad dan hati. Saya sangat menyukai pekerjaan pelatih kami. Saya harus mengatakan kami melakukan yang terbaik untuk mencapai puncak. Kami belum mencapainya, tapi mereka berusaha keras untuk mencapainya.
Apa yang sejauh ini membuat Anda yakin dengan tim ini?
Baca juga : Italia Rebut Poin Penuh di Laga Kedua Kualifikasi Piala Eropa 2024
Titik balik itu, permainan yang memberi Anda kepercayaan diri, keyakinan, antusiasme. Dengan memanfaatkan gol telat melawan Kroasia (yang berakhir imbang 1-1 di laga terakhir penyisihan grup) kami pasti bisa menghadapi pertandingan yang sangat sulit melawan Swiss dengan penuh harapan.
Kami bisa memanfaatkan aliran adrenalin dan antusiasme yang diberikan pertandingan Kroasia kepada kami.
Seberapa baik dukungan terhadap Italia di Jerman?
Baca juga : Laptop Data Analisis Timnas Swiss Dicuri Jelang Laga Melawan Italia di Babak 16 Besar Euro 2024
Sungguh luar biasa melihat semua orang, mendukung tim ini dengan rasa identitas mereka. Terkadang dukungan mereka begitu kuat sehingga Anda hampir merasa tidak nyaman, seolah Anda tidak pantas mendapatkannya. Namun sebisa mungkin kami berusaha memberikan kepuasan kepada mereka.
Siapakah menurut Anda yang menonjol di turnamen sejauh ini, termasuk tentang tim lain?
Saya benar-benar terkejut dengan pemain sayap Spanyol (Lamine Yamal dan Nico Williams). Saya jelas tahu tentang mereka tetapi saya belum pernah melihatnya secara langsung. Mereka jelas memiliki sesuatu yang istimewa. Dari apa yang saya lihat di TV, Jerman juga mempunyai beberapa talenta yang menawarkan harapan untuk masa depan. Portugal memiliki tim yang kuat, dan Prancis memiliki pelatih yang sangat berpengalaman dan individu-individu yang luar biasa.
Baca juga : Euro 2024: Luciano Spalletti Sebut ada Mata-Mata di Timnas Italia
Apa yang Anda harapkan di babak 16 besar?
Swiss merupakan tim yang tangguh dan sangat sulit dikalahkan meski terkadang mereka kesulitan meraih kemenangan. Pertandingan melawan mereka selalu berimbang. Ketika saya melihat Swiss, mereka mengingatkan saya pada tim seperti Swedia yang selalu tampil konsisten.
Ini (pertandingan Italia vs Swiss) akan menjadi pertarungan besar antara dua penjaga gawang terbaik: Yann Sommer dan Gianluigi Donnarumma. Bagimana menurut Anda?
Gigio [Donnarumma] telah memberikan kontribusi besar bagi Italia di turnamen ini. Penting untuk mengenali dan memberikan penghargaan kepada mereka yang melakukan sesuatu yang istimewa. Dan dia telah melakukan sesuatu yang sangat istimewa dan memberikan kontribusi besar kepada kami.
Sommer adalah salah satu penjaga gawang yang secara konsisten menghasilkan penampilan tingkat tinggi selama beberapa tahun terakhir. Dia telah menjadi salah satu penjaga gawang terkemuka dunia.
Siapa lagi penjaga gawang yang menurut Anda bagus?
Saya juga melihat kiper-kiper lain yang sangat bagus di turnamen ini. Saya sangat menyukai kiper Georgia [Giorgi Mamardashvili]. Saya juga menyukai kiper Kroasia [Dominik Livaković]. Dan tentu saja Manuel Neuer (kiper Jerman). Tapi jika diberi pilihan, saya akan selalu memilih Gigio. (M-3)
Steven Gerrard ungkap penyebab kegagalan generasi emas Inggris di era 2000-an.
Timnas Inggris membukukan kemenangan 2-0 atas timnas Rep Irlandia dan timnas Finlandia di dua laga pertama bersama Carsley dengan Jack Grealish mencetak gol di laga melawan Finlandia.
Gareth Southgate mengundurkan diri setelah timnas Inggris kalah di final Euro 2024 dari timnas Spanyol 2-1, Juli lalu.
Fermin Lopez bergabung dengan timnas Spanyol kala menjadi juara Euro 2024 dan kemudian meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Lee Carsley berhasil membawa timnas Inggris U-21 menjuarai Piala Eropa U-21 pada 2023 untuk pertama kalinya dalam 39 tahun terakhir.
Hukuman ini dijatuhkan UEFA terkait nyanyian Morata dan Rodri yang menyebutkan Gibraltar adalah bagian dari Spanyol, yang dilakukan pada perayaan gelar juara Euro 2024.
Cuaca ekstrem di Italia memicu rentetan longsor salju fatal. Tiga orang, termasuk warga negara Prancis dan Jerman, dilaporkan tewas di Piedmont dan Dolomites.
Departemen Perdagangan AS memutuskan untuk memangkas rencana kenaikan tarif impor pasta asal Italia dari 92% menjadi kisaran 24-29%.
Jejak-jejak dinosaurus tersebut membentang hingga ratusan meter di sebuah dinding gunung di Lembah Fraele.
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas mendesak Italia mengakui Negara Palestina. Langkah tersebut akan membantu melindungi solusi dua negara dan memperkuat fondasi perdamaian.
Parlemen Italia menyetujui undang-undang femisida yang menetapkan pembunuhan terhadap perempuan bermotif gender sebagai kejahatan khusus.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved