Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PSSI memastikan proses sidang banding untuk pesepak bola Amerika Serikat (AS) Maarten Paes agar bisa membela Timnas Indonesia tidak terkendala biaya dalam menjalani proses yang diperlukan.
"Langkah-langkah PSSI sudah diperhitungkan, bagaimana biaya-biaya sudah dihitung sejak awal (untuk sidang banding)," ujar Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga dalam rekaman suara yang diterima, Rabu (26/6).
Ia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan awak media seputar biaya sidang di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) agar Paes bisa bermain untuk timnas Indonesia.
Baca juga : DPR Minta Pemerintah Percepat Pengesahan Thom Haye, Ragnar Oratmangoen dan Maarten Pae Jadi WNI
Paes, yang kini meniti karier sebagai kiper di skuad utama klub MLS, FC Dallas, memiliki garis keturunan dari Indonesia yaitu dari sang nenek yang berasal dari Kota Pare, Kediri, Jawa Timur.
Kiper berusia 26 tahun itu sudah mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia namun belum bisa membela Timnas Indonesia. Paes terkendala regulasi FIFA karena pernah memperkuat tim Belanda U-21 saat menginjak usia 22 tahun.
PSSI pun mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) agar Paes bisa membela skuad Garuda ketika menghadapi sejumlah laga penting ke depan, termasuk kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Baca juga : Naturalisasi Kiper Maarten Paes Berjalan
Menanggapi rumor terkait biaya untuk kebutuhan sidang banding yang mencapai puluhan miliar rupiah, Arya mengatakan, terkait biaya sudah dipersiapkan PSSI.
"Kalau terbentur biaya, sejak awal kami sudah tahu masalahnya tidak mungkin (Maarten Paes) dimasukkan jadi WNI," ujarnya.
"Coba pake logika sederhana, kalau masalah biaya, kami pasti tidak jadikan WNI. Kami tak hitung soal biaya karena tak masalah," imbuh Arya.
Ia meminta agar publik tidak berspekulasi terkait proses namun menunggu proses yang dijalani tim PSSI yang diisi oleh orang-orang yang ahli di bidangnya.
"Tunggu saja, serahkan pada ahlinya di tim Pak Erick (Ketua PSSI Erick Thohir), bukan saya bilang sudah berhasil, kita belum tahu, tapi sudah terbukti (kerja) tim bagian ini ada yang punya kemampuan masing-masing," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
Berada satu grup dengan Vietnam selalu menghadirkan tensi tinggi. Sebagai juara bertahan edisi 2024, Vietnam tetap menjadi batu sandungan utama. Namun, bagi Indonesia.
Selain Indonesia, negara lain yang menjadi tuan rumah adalah Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
Jay Idzes diprediksi akan tetap menjadi jenderal lapangan tengah. Ia akan didampingi oleh Rizky Ridho, yang secara terang-terangan telah dipuji oleh Herdman atas kedewasaan bermainnya.
Timnas Futsal Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang gelaran bergengsi Piala Asia Futsal 2026.
TAKHTA tertinggi sepak bola Asia Tenggara akan segera diperebutkan. Thailand masih memegang status sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala ASEAN.
Cek jadwal lengkap Timnas Indonesia di Piala ASEAN 2026! Mulai dari laga pembuka lawan Kamboja di Juli hingga duel krusial kontra Vietnam di Agustus.
Piala ASEAN 2026 diselenggarakan pada Juli sampai Agustus tahun ini dan tidak termasuk dalam FIFA match day.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved