Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PAHLAWAN penalti Qatar, Meshaal Barsham, mengakui antisipasi dan keberuntungan saat tuan rumah dan juara bertahan maju ke babak semifinal Piala Asia setelah mengalahkan Uzbekistan lewat adu penalti pada Sabtu.
Kiper Barsham menyelamatkan tiga kali dalam adu penalti, membawa Qatar menang 3-2 setelah pertandingan berakhir 1-1 pada waktu ekstra dalam perempat final.
Pedro Miguel mencetak penalti terakhir, memicu perayaan di depan hampir 60.000 penggemar di Stadion Al-Bayt, utara Doha.
Baca juga : Jepang Tersungkur di Hadapan Iran
Meskipun pemain Qatar merayakan dengan mengangkat Barsham, kiper tersebut mengatakan keberuntungan berpihak padanya.
"Dalam penalti, ada unsur antisipasi dan keberuntungan," katanya. "Untungnya saya beruntung dan menyelamatkan tiga penalti."
Qatar akan menghadapi Iran di babak semifinal setelah Iran mengalahkan Jepang dalam perempat final.
Baca juga : Penalti Alireza Jahanbakhsh Pulangkan Jepang
Qatar juga gagal dua kali dalam adu penalti, dengan Almoez Ali melihat tembakannya diselamatkan dan Almahdi Ali melebar.
Meski demikian, Barsham membuatnya tampak mudah, terutama saat menahan tendangan penalti kelima Uzbekistan dari Jaloliddin Masharipov.
"Sebelumnya, saya pernah bermain melawan dia dengan klub saya, jadi saya mengharapkan dia akan menendang ke tengah," kata Barsham.
Baca juga : Yordania Lolos ke Semifinal Piala Asia karena Gol Bunuh Diri Tajikistan
Qatar telah memenangkan empat pertandingan sebelumnya dalam turnamen ini, tetapi mereka diuji lebih keras oleh Uzbekistan, yang beberapa orang prediksi sebagai kuda hitam.
Qatar membuka skor di paruh pertama melalui gol bunuh diri kiper Utkir Yusupov yang dipaksakan oleh kapten Hassan Al-Haydos.
Uzbekistan menyamakan kedudukan sebelum satu jam bermain melalui gol Odiljon Hamrobekov.
Baca juga : Bintang TImnas Arab Saudi Talal Haji Jadi Pemain Termuda Sepanjang Sejarah Piala Asia
Pelatih Tintin Marquez mengatakan timnya "belum mencapai apa pun" dan perlu pulih sebelum menghadapi Iran di semifinal.
Uzbekistan berharap mencapai babak semifinal untuk kedua kalinya. Meskipun mereka bangga dengan penampilan tim, pelatih Srecko Katanec mengatakan mereka seharusnya mencetak gol sebelumnya agar tidak harus melalui adu penalti.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan Qatar setelah adu penalti dan mereka bersiap untuk menghadapi Iran dalam pertandingan semifinal yang sangat dinanti-nantikan. (AFP/Z-3)
Timur Kapadze ramai diperbincangkan publik. Pelatih asal Uzbekistan itu disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert.
WAKIL Rektor Tashkent State University of Oriental Studies Uzbekistan, Omonov Qudratilla, berharap kerja sama antara Uzbekistan dan Indonesia kian meningkat.
Bahasa Indonesia resmi digunakan dalam sidang UNESCO dan kini diajarkan di 57 negara. Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut ini langkah penting menuju pengakuan PBB pada 2045.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mencetak sejarah dengan menyampaikan pidato berbahasa Indonesia untuk pertama kalinya di sidang UNESCO di Samarkand, Uzbekistan.
Menurut Mu'ti pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (non penutur bahasa Indonesia) sangat penting untuk kian digerakkan karena bahasa merupakan identitas bangsa.
Produser film Pengin Hijrah Rendy Gunawan memberikan kesempatan bagi penonton untuk berlibur ke Uzbekistan bersama para pemeran dengan mengunggah foto tiket bioskop ke Instagram.
Timnas Futsal Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang gelaran bergengsi Piala Asia Futsal 2026.
TIMNAS Singapura menorehkan tonggak bersejarah setelah untuk pertama kalinya lolos ke putaran final Piala Asia lewat jalur kualifikasi.
Timnas Malaysia saat ini berada di puncak klasemen Grup F Kualifikasi Piala Asia dengan 12 poin dari empat pertandingan.
Banding Nepal itu diajukan setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang dinilai tidak memenuhi syarat untuk memperkuat timnas.
Dua gol kemenangan Indonesia dicetak di babak kedua melalui sundulan kapten tim Jazlyn Kayla Firyal pada menit ke-57 dan Katalina Stalin, tiga menit berselang.
Kekalahan 0-1 dari Korsel di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada Selasa (9/9) malam, menjadi penentu gagalnya Garuda Muda melangkah ke putaran final.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved