Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TRENT Alexander-Arnold mengakui kepindahannya ke lapangan tengah timnas Inggris membuat dia sangat tidsak sabar membela the Three Lions.
Alexander-Arnold tampil gemilang di posisi bek kanan di Liverpool saat the Reds menjadi juara di Liga Champions dan Liga Primer Inggris. Namun, dia kesulitan menembus skuat timnas Inggris.
Persaingan melawan Kyle Walker, Kieran Trippier, dan Reece James membuat Alexander-Arnold jarang diturunkan hingga pelatih timnas Inggris Gareth Southgate mengusulkan bek Liverpool itu berubah posisi.
Baca juga: Southgate Gunakan Video Bobby Charlton untuk Semangati Timnas Inggris
Pesepak bola berusia 25 tahun itu tampil apik bersama Liverpool ketika bergerak ke lapangan tengah dari posisi bek kanan dan Southgate merasa dia bisa melakukan hal yang sama di timnas Inggris.
Alexander-Arnold tampil gemilang kala dimainkan sebagai gelandang kala Inggris menang atas Malta di laga kualifikasi Piala Eropa 2024 dan diperkirakan akan dimainkan di posisi yang sama dalam laga di Stadion Wembley, Sabtu (18/11) dini hari WIB.
"Sejak kami berbicara, awal musim lalu, mengenai peluang di lapangan tengah dan melihat apakah itu mungkin, saya merasa kembali bergairah membela timnas," ujar Alexander-Arnold.
Baca juga: Konsa Sebut Bela Timnas Inggris Lebih Baik Ketimbang Berlibur
"Ini adalah kesempatan besar dan saya sangat berterima kasih mendapatkannya. Ini masih awal dan saya belum memiliki pengalaman yang memadai. Namun, saya bertekad belajar dan menjadi semakin baik."
"Saya sangat menikmati belajar agar semakin mengerti permainan ini," lanjutnya.
Alexander-Arnold baru 21 kali membela timnas Inggris. Dia kini didaftarkan sebagai pemain tengah oleh Southgate. (AFP/Z-1)
Bagi Thomas Tuchel, kesuksesan di turnamen besar sangat bergantung pada atmosfer di dalam kamp latihan.
Ia merasa tidak pantas untuk diganti pendatang baru di ‘Three Lions’, Morgan Rogers.
Puncak pencapaian Sarina Wiegman terjadi pada musim panas lalu, saat ia sukses membawa timnas Inggris keluar sebagai juara Euro Putri 2025.
Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel menargetkan timnya keluar sebagai juara Grup L pada Piala Dunia 2026.
Harry Kane menilai skuad Inggris saat ini merupakan yang terbaik selama 10 tahun kariernya di tim nasional.
Thomas Tuchel menegaskan pentingnya perilaku setelah Jude Bellingham menunjukkan kekecewaan saat ditarik keluar dalam kemenangan 2-0 Inggris atas Albania.
Steven Gerrard ungkap penyebab kegagalan generasi emas Inggris di era 2000-an.
Gareth Southgate adalah manajer sepak bola ketujuh yang mendapatkan gelar bangsawan dari kerajaan Inggris.
Meski memiliki banyak pengalaman, pelatih berusia 51 tahun itu mengaku merasa cemas di awal era baru bagi Inggris.
Southgate adalah manajer Inggris keempat yang dianugerahi gelar kesatria.
Nama-nama lain seperti Jurgen Klopp, Graham Potter, dan Eddie Howe juga sempat dipertimbangkan, tetapi FA kini fokus kepada Tuchel sebagai pilihan utama.
Selanjutnya The Three Lions akan menjamu Yunani pada 10 Oktober sebelum bertandang ke Helsinki untuk menghadapi Finlandia tiga hari kemudian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved