Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengamat sepak bola Akmal Marhali menilai wajar jika ada sejumlah pihak yang mendesak Shin Tae-yong mundur sebagai pelatih. Pasalnya, selama empat tahun memimpin Timnas Indonesia, belum ada satu trofi pun yang dipersembahkan pelatih asal Korea Selatan itu.
"Wajar kalau ada desakan Shin Tae-yong mundur dari jabatan pelatih Timnas Indonesia karena hingga saat ini belum ada prestasi yang bisa dibanggakan, baik di level senior maupun kelompok umur," kata Akmal yang juga koordinator Save Our Soccer (SOS).
Menurutnya, masyarakat ingin Timnas Indonesia bisa mengangkat piala di ajang-ajang bergengsi, bukan sekadar timnas U-20 atau senior lolos ke Piala Asia.
Baca juga: Timnas Tampil Buruk di AFF, Seruan STY Out Menggema di Medsos
"Masyarakat membutuhkan Trofi juara sebagai bukti keberhasilan, bukan sekadar lolos ke sebuah kejuaraan," lanjutnya.
Menurut Akmal, selama empat tahun dilatih Shin Tae-yong, Indonesia justru mengalami penurunan prestasi. Di ajang SEA Games 2021 Vietnam, Indonesia hanya meraih medali perunggu, merosot dari capaian gelaran sebelumnya yang mengantongi perak.
Baca juga: Dukung Klub Prioritaskan Timnas, Suporter: Demi Merah Putih
"Di Piala AFF 2022 kita juga hanya jadi semifinalis padahal dua tahun sebelumnya kita runner-up," jelasnya.
Di ajang Piala AFF U-23 yang saat ini sedang berlangsung di Thailand, penampilan Ramadhan Sananta dkk juga tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kalah 1-2 dari Malaysia dan hanya menang 1-0 dari Timor Leste. Ini membuat posisi Indonesia bergantung dari peserta lainnya untuk lolos ke semifinal.
"Di ajang ini kalau memang Shin Tae-yong tidak siap, bisa diserahkan ke asisten pelatih. Jangan karena ajang ini bukan agenda resmi FIFA lantas menjadikan ajang ini hanya sebagai laga persahabatan. Ini ajang resmi AFF adu gengsi. Thailand dan Vietnam serius," ucapnya.
"Apakah nanti Asian Games yang bukan agenda FIFA juga akan menjadi laga persahabatan saja bagi Shin Tae-yong? Harus ada kesamaan target antara pengurus PSSI dan pelatih. PSSI harus mengevaluasi kinerja Shin Tae-yong," tandasnya. (Z-11)
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Selain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis, dua negara lain yang turut ambil bagian dalam FIFA Series di Indonesia ialah Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Kekuatan Indonesia terlihat pada skema pressing tinggi dan set-piece, yang menjadi kunci gol-gol penting di laga sebelumnya.
Hanya Indonesia wakil Asia Tenggara di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Vietnam yang pernah menembus semifinal edisi 2016 gugur di tangan Indonesia.
John Herdman akan menjadi pelatih kepala timnas Indonesia dengan tanggung jawab ganda. Tak hanya membesut tim senior, pelatih berkebangsaan Inggris itu juga akan menangani tim U-23.
Timnas U-23 Indonesia kalah 0-3 dari Mali dalam laga uji coba. Pelatih Indra Sjafri menilai performa tim tidak sepenuhnya buruk dan menjelaskan faktor penyebab kekalahan.
PELATIH Timnas U 23, Indra Sjafri, memastikan pemusatan latihan (TC) tahap kedua akan menjadi momentum penting untuk menentukan 23 pemain yang dibawa ke SEA Games 2025.
Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri telah menjalani dua laga uji coba melawan India U-23.
Dua penyerang utama Timnas U-23 Indonesia, Jens Raven dan Hokky Caraka, tidak dapat mencetak gol, dan meneruskan paceklik gol mereka dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, September lalu.
Hasil imbang kontra timnas India ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Indra Sjafri untuk membenahi performa timnas U-23 Indonesia sebelum tampil di SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved