Headline
Setelah menjadi ketua RT, Kartinus melakukan terobosan dengan pelayanan berbasis digital.
Setelah menjadi ketua RT, Kartinus melakukan terobosan dengan pelayanan berbasis digital.
F-35 dan F-16 menjatuhkan sekitar 85 ribu ton bom di Palestina.
EKS penyerang tim nasional Indonesia dan PSMS Medan Saktiawan Sinaga menyambut baik rencana pemisahan operator Liga 1 dan Liga 2 mulai musim 2023-2024.
"Lebih bagus memang berjalan sendiri-sendiri," ujar Saktiawan seperti dilansir dari Antara, Rabu (26/4).
Menurut pria yang pernah menjadi pemain dengan 100 penampilan bersama PSMS Medan itu, ketika Liga 1 dan Liga 2 berada dalam satu naungan operator yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB), Liga 2 seperti terlupakan.
Baca juga: Persib Tutup Musim di Peringkat Ketiga Liga 1
Kompetisi kasta kedua persepakbolaan Indonesia tersebut pun mengalami kesulitan-kesulitan, salah satunya ketika mencari sponsor utama.
Saktiawan menilai, LIB seperti hanya fokus pada Liga 1. Liga 2 mesti berjibaku sendiri dengan tantangan-tantangannya.
"Ketika operator hanya satu, mereka hanya fokus ke Liga 1. Makanya berpotensi menimbulkan sesuatu yang bisa 'diatur'" kata Saktiawan yang pernah bermain bersama timnas Indonesia di Piala AFF 2004 dan 2007 itu.
Saktiawan menegaskan, adalah sebuah kekeliruan jika cuma mementingkan Liga 1 semata.
Baca juga: Persija Ingin Atmosfer Liga Champions Terasa di Laga Penutup Liga 1
Sebab, kualitas Liga 1 tidak bisa dilepaskan dari Liga 2 bahkan Liga 3. Salah satu indikasinya, banyak klub Liga 1 yang menggunakan jasa pemain Liga 2 dan Liga 3.
"Nantinya, pemain-pemain terbaik dari sana juga memperkuat tim nasional," tutur Saktiawan.
Pembentukan operator baru untuk Liga 2 sudah disepakati oleh tim-tim peserta dalam Sarasehan Sepak Bola di Surabaya, awal Maret kemarin.
Operator tersebut diharapkan dapat mengelola Liga 2 2023-2024 yang rencananya digelar pada November 2023-Juni 2024. Pada musim terkini itu, Liga 2 akan berganti nama menjadi Liga Nusantara, seiring dengan perubahan Liga 1 menjadi Liga Indonesia.
Terkait operator anyar tersebut, PT Liga Indonesia Baru, yang menangani pelaksanaan Liga 1 dan 2 sejak tahun 2017, berjanji akan membantu pendiriannya berbekal pengalaman yang mereka miliki. (Z-6)
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan dukungannya terhadap Persipal Palu yang akan berlaga di Liga 2 Indonesia musim 2025/2026.
Owen Rahadiyan membawa misi besar yakni mengembalikan Persipura kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
PS Barito Putera semakin terancam masuk jurang degradasi usai kalah telak 1-4 dari PSM Makassar dalam laga pekan ke-33 Liga 1 Indonesia.
Penggunaan VAR di Liga 2 musim ini hanya ada di beberapa pertandingan.
Sebanyak 70 wasit dari Liga 2 dan 13 wasit dari Liga 3 mengikuti program pelatihan.
Sumut United meraih promosi ke Liga 2 usai menjadi juara Liga Nusantara (Liga 3) menyusul kemenangan meyakinkan 4-1 atas Tornado FC di laga final di Stadion Indomilk Arena.
PSSI mempercepat proses sertifikasi pelatih dengan memanfaatkan teknologi digital dan menurunkan biaya pelatihan di tingkat Asosiasi Provinsi (Asprov).
Presiden Prabowo Subianto menunjukan komitmen dan dukungan tanpa henti terhadap kemajuan sepak bola nasional.
Piala Pertiwi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak talenta-talenta sepak bola putri dengan cakupan daerah yang semakin luas.
Presiden FIFA Gianni Infantino dan sejumlah pimpinan serikat pemain global menyepakati diberlakukannya masa istirahat wajib bagi pesepak bola profesional.
Piala Pertiwi U14 & U16 2025 juga merupakan kelanjutan dari turnamen MLSC.
Maman Abdurahman mengaku bangga bisa menjadi bagian dari sepak bola nasional dan berterima kasih kepada semua pihak yang pernah memberikan dukungan selama ini.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved