Jumat 02 Desember 2022, 14:45 WIB

Preview Piala Dunia 2022: Kamerun vs Brasil

Basuki Eka Purnama | Sepak Bola
Preview Piala Dunia 2022: Kamerun vs Brasil

ANTARA/Juns
Preview Piala Dunia 2022: Kamerun vs Brasil

 

PELATIH Brasil Tite sudah menyatakan akan merotasi skuatnya untuk pertandingan terakhir Grup G Piala Dunia 2022 melawan Kamerun, Sabtu (3/12) dini hari WIB. Pasalnya, dia ingin pemain-pemain intinya segar bugar saat menjalani pertandingan babak 16 besar.

Mengingat tiket ke babak knockout sudah dalam genggaman mereka usai memenangkan dua pertandingan pertama dari total tiga laga Grup G, maka lumrah jika Brasil mengistirahatkan pemain-pemain terpenting mereka, sambil menunggu kabar baik dari Neymar, Alex Sandro, dan Danilo, yang semuanya cedera.

Alex Sandro mengalami cedera pinggul saat Brasil menang 1-0 atas Swiss, sementara Neymar dan Danilo mengalami cedera pergelangan kaki saat menang 2-0 melawan Serbia.

Baca juga: Song Mengaku Terkenang Kala Bela Kamerun Melawan Brasil

Beberapa pemain Brasil juga diserang sakit, termasuk gelandang Lucas Paqueta, yang absen berlatih Sabtu pekan lalu dan kemudian diganti di babak pertama pertandingan melawan Swiss.

Tite sudah menyatakan akan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang belum dipasang sebagai starter,

Ini bisa membahayakan posisi Brasil apalagi Prancis, yang dijegal Tunisia setelah menurunkan susunan pemain yang hampir seluruhnya pemain cadangan, memberikan pelajaran berharga untuk jangan cepat merasa aman.

"Saya hanya bisa mengukur pemain berdasarkan apa yang mereka lakukan di lapangan. Itu memang berisiko, tapi ini kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kualitas mereka," kata Tite ketika ditanya tentang bahaya terlalu banyak mengubah susunan pemain.

Yang pasti, Kamerun bisa menghadapi Brasil yang berkomposisi pemain-pemain yang belum terlalu dikenal kiprah mereka dalam Piala Dunia 2022.

Tetapi mungkin itu malah menguntungkan Kamerun yang masih memiliki peluang lolos ke 16 besar.

Namun demikian, Brasil tetap menjadi favorit pemenang laga ini, karena tidak ada perbedaan yang signifikan antara pemain inti dengan pemain cadangan Selecao.

Yang sering bermain starter tidak berarti lebih bintang ketimbang pemain-pemain yang selama ini dipasang di bangku cadangan.

Dan itu termasuk pemain-pemain top yang menjadi andalan klub-klub mereka, termasuk kiper Manchester City Ederson, winger Manchester United Antony, duo penyerang Arsenal Gabriel Jesus dan Gabriel Martinelli, pemain Newcastle United Bruno Guimaraes, dan Fabinho, yang menjadi jenderal lapangan tengah Liverpool.

Sebaliknya, Kamerun kehilangan kiper kiper mereka Andre Onana, yang dicoret dari skuat karena masalah disipliner.

Kamerun memang bisa mengejutkan siapa pun, tetapi kemungkinan besar Brasil yang mendapatkan poin penuh dari laga ini. 

Jika mereka sampai bisa mengalahkan Brasil dan saat bersamaan Swiss mengalahkan Serbia dalam pertandingan Grup G lainnya, maka Brasil mungkin akan mengandalkan selisih gol untuk melenggang ke 16 besar dalam status juara grup.

Saat ini, Swiss berada pada urutan kedua dengan tiga poin, unggul dua poin dari Serbia dan Kamerun, yang masing-masing memiliki satu poin. Keduanya harus menang agar maju ke babak kedua yang jika terjadi akan ditentukan kemudian oleh selisih gol.

Prediksi sebelas pemain pertama

Kamerun (4-3-3): Devis Epassy; Coliins Fai, Jean-Charles Castelletto, Nicolas Nkoulou, Nouhou Tolo; Andre Frank Zambo Anguissa, Martin Hongla, Pierre Kunde; Vincent Aboubakar, Eric Maxim Choupo-Moting, Karl Toko Ekambi

Brasil (4-3-3): Alisson; Eder Militao, Marquinhos, Thiago Silva, Alex Telles; Casemiro, Bruno Guimaraes, Lucas Paqueta; Antony, Gabriel Jesus, Vinicius Jr

Skenario pertandingan

Kamerun berjuang keras untuk bertahan di Piala Dunia dalam pertemuan yang wajib mereka menangkan.

Tetapi mereka tidak memiliki kualitas untuk bisa menandingi Brasil, yang sejauh ini terlihat sebagai tim yang paling mengerikan dalam Piala Dunia 2022.

Tim Afrika ini harus konstan menyerang agar bisa menjebol gawang Brasil, dan ini pun tidak mudah.

Yang juga harus dipikirkan adalah ketika keluar menyerang, maka para gelandang dan striker Brasil siap memanfaatkan kelengahan Kamerun dan berubah menjadi predator gol yang mengerikan.

Ini situasi dilematis yang dihadapi Kamerun, apalagi mereka tidak memiliki kultur defensif sehingga sepertinya tetap memasang dua bek tengah dan dua bek sayap guna melindungi area pertahanannya.

Kamerun juga menghadapi masalah keutuhan dan kekompakan tim setelah penjaga gawang Andre Onana dipulangkan karena alasan disiplin setelah berselisih dengan manajer timnas mengenai gaya permainan yang diadopsi Kamerun.

Akibatnya, Devis Epassy yang minim berpengalaman dalam menjaga gawang Kamerun, diberi tempat di mulut gawang ketika lawan yang dihadapi negara ini adalah tim paling maut dalam Grup G sekalipun bakal menurunkan pemain-pemain lapis kedua.

Kamerun juga akan menempatkan Vincent Aboubakar di lini depan mencetak gol dari bangku cadangan dalam laga terakhir lalu.

Aboubakar akan membentuk trisula serangan bersama Eric Maxim Choupo-Moting dab Karl Toko Ekambi. Sedangkan Andre Frank Zambo Anguissa, Martin Hongla, dan Pierre Kunde menjadi trio gelandang yang berusaha mengimbangi dominasi lapangan tengah Brazil.

Brasil sendiri terus tidak bisa menurunkan sejumlah pemain yang absen karena cedera, termasuk bek sayap Alex Sandro yang sudah menjalani pemindaian pinggul yang memaksanya absen kala menghadapi Swiss.

Untuk mengisi tempatnya sebagai bek kiri, Tite memanggil Alex Telles untuk masuk barisan starter Brasil melawan Kamerun.

Tite juga bakal merombak tim serangnya dengan memasukkan entah Bruno Guimaraes, Gabriel Jesus atau Antony sebagai starter, tetapi mungkin mereka malah dimainkan secara bersamaan.

Dengan komposisi seperti ini dan mengingat pemain-pemain yang kerap dicadangkan itu tak kalah hebat dari skuad intinya, maka tak ada beda signifikan antara tim inti dan tim cadangan Brasil, kecuali mungkin menghadapi tim-tim mapan seperti Argentina, Inggris, Spanyol dan Belanda.

Statistik penting kedua tim

Sebelum ini, kedua tim sudah bertemu enam kali, termasuk dua kali dalam putaran final Piala Dunia. Brasil menang lima kali. Satu-satunya kemenangan Kamerun terjadi dalam Piala Konfederasi FIFA pada 2003.

Brasil memasuki arena ini setelah sudah memastikan lolos ke babak knockout berkat menang atas Serbia dan Swiss.

Setelah kalah dari Swiss dan imbang melawan Serbia, Kamerun membutuhkan kemenangan atas Brasil agar berpeluang melaju ke babak 16 besar.

Kamerun gagal masuk fase knockout sejak mencapai perempat final 1990 dan tidak pernah menang dalam putaran final Piala Dunia sejak 2002, setelah absen pada 2018 dan kalah dalam semua pertandingan penyisihan grup Piala Dunia 2010 dan 2014.

Brasil kembali tak akan diperkuat striker Neymar dan bek kanan Danilo karena keduanya cedera pergelangan kaki.

Brasil tak terkalahkan dalam kualifikasi menuju Piala Dunia Qatar, sudah lima kali menjuarai Piala Dunia dan difavoritkan memenangkan gelar juara dunia yang keenam yang memperpanjang rekor trofi mereka.

Brasil tidak pernah absen mengikuti putaran final Piala Dunia sejak 1930 tetapi belum pernah merasakan lagi final turnamen ini sejak terakhir menjuarai Piala Dunia 2002. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/Isabella BONOTTO

Pogba belum Bisa Turun Saat Juventus Hadapi Lazio di Coppa Italia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 02 Februari 2023, 04:30 WIB
Pogba masuk dalam daftar pemain yang disiapkan untuk melawan Monza pada akhir pekan silam, setelah absen memainkan pertandingan...
AFP/Ronny HARTMANN

Kalahkan Hoffenheim, Leipzig Melaju ke Perempat Final DFB Pokal

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 02 Februari 2023, 03:58 WIB
Mantan striker Chelsea Timo Werner mencetak gol larut untuk membantu juara bertahan RB Leipzig mengalahkan Hoffenheim 3-1, Rabu (1/2),...
AFP

Meski Sudah Berusia 55 Tahun, King Kazu Belum Mau Gantung Sepatu

👤Widhoroso 🕔Rabu 01 Februari 2023, 23:59 WIB
UMUR hanya merupakan angka-angka yang tidak bermakna bagi Kazuyoshi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya