Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH era baru Timnas Spanyol akan dimulai menghadapi Kosta Rika dalam laga Grup E Piala Dunia 2022, Rabu (23/11). Diisi generasi pemain muda berbakat, La Roja--julukan Timnas Spanyol-- bertekad mengembalikan kejayaan untuk memenangkan gelar dunia kedua di Qatar.
Banyak veteran seperti Sergio Ramos, Gerard Pique dan David Silva sudah meninggalkan skuad La Roja. Sebaliknya, pelatih Spanyol Luis Enrique bertaruh pada pemain-pemain muda seperti Pedri yang berusia 19 tahun, Ansu Fati dan Nico Williams yang berusia 20 tahun, dan Gavi yang berusia 18 tahun.
"Saya pikir seluruh tim memikul tanggung jawab. Saya tidak merasa menjadi bintang tim nasional hanya karena saya berada di papan reklame di Doha. Saya fokus untuk bermain, berada dalam kondisi pikiran yang baik dan membantu sebanyak mungkin tergantung pada apa yang diminta pelatih dari saya," kata Pedri.
Spanyol merupakan tim yang diisi skuad termuda ketiga di antara 32 negara peserta dengan usia rata-rata 25,3 tahun, setelah Amerika Serikat dan Ghana. Lebih dari separuh skuad berusia 25 tahun atau lebih muda, dengan enam pemain berusia 20 tahun atau lebih muda yang bermain di Piala Dunia pertama tahun ini.
“Yang paling membuat saya terkejut adalah keberanian mereka, cara mereka bermain dan tidak bingung,” kata bek Cesar Azpilicueta , salah satu pemain paling veteran dalam tim bersama Jordi Alba dan Sergio Busquets. Busquets adalah yang tertua di usia 34 tahun dan satu-satunya pemain yang memenangkan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Baca juga: Samurai Biru Lupakan Pertemanan dengan Jerman
Dalam satu dekade terakhir setelah menjadi kampiun, ada kecenderungan kualitas Spanyol menurun. Di Piala Dunia 2014 mereka terhenti di fase grup dan di Piala Dunia 2018 hanya finis di babak 16 besar. Untuk itu, laga melawan Kosta Rika di awal fase grup akan menumbuhkan kepercayaan diri sebelum melawan tim kuat lainnya seperti Jerman dan Jepang.
Spanyol perlu mewaspadai kejutan yang bisa dibuat Kosta Rika yang membawa kembali beberapa pemain dari Piala Dunia bersejarahnya pada 2014 di Brasil yang mampu lolos ke perempat final. Di antara mereka adalah beberapa pemain yang pernah berlaga di LaLiga Spanyol seperti mantan penjaga gawang Real Madrid Keylor Navas dan striker Joel Campbell yang pernah bermain di bersama Villarreal dan Real Betis.
"Mereka (Kosta Rika) memiliki banyak pengalaman di Piala Dunia. Mereka melakukan pekerjaan dengan baik dan pengalaman itu bisa memberi mereka kepercayaan diri untuk tampil baik dan melangkah jauh di Piala Dunia Qatar," kata Cesar Azpilicueta.
Meski bukan tim status unggulan, Kosta Rika yang dilatih Luis Fernando Suarez, mempunyai catatan manis sebelum terjun ke Qatar. Dalam laga uji coba pada November lalu, Keylor Navas dkk menumbangkan Nigeria dengan skor 2-0. Mereka hanya kalah sekali dari 13 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
“Kami tidak datang hanya untuk berkompetisi anggota skuat 2014 lainnya. Kami ingin mengulangi apa yang kami lakukan di Brasil," kata gelandang Yeltsin Tejeda. (Sportsmole/AFP/OL-4)
Keberhasilan Aitana Bonmatí meraih trofi FIFA ini menyusul raihan Ballon d'Or ketiganya yang ia dapatkan pada September lalu.
Aitana Bonmati terjatuh dengan posisi yang tidak nyaman saat sesi latihan pagi di markas timnas Spanyol di Las Rozas, Madrid, Minggu (30/11).
Timnas Spanyol akan menghadapi juara bertahan dua kali, timnas Italia, untuk memperebutkan gelar Piala Davis setelah mengalahkan timnas Jerman di laga semifinal.
Luis De La Fuente menjelaskan dirinya gembira dan sangat menghargai rentetan hasil yang telah didapat oleh timnas Spanyol sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Spanyol meraih tiket ke Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup E kualifikasi Piala Eropa 2026 dengan raihan 16 poin dari enam laga.
Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, meminta timnya tetap rendah hati meski baru saja mencetak rekor baru dengan 30 laga berturut-turut tanpa kekalahan.
Kapten Romain Saiss mencetak gol di babak pertama dan, setelah pemain Tanzania Novatus Miroshi diusir wasit, Azzedine Ounahi dan Youssef El-Nesyri menambah keunggulan Singa Atlas.
Arab Saudi, yang sempat mengalahkan Argentina di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022, kembali ke Qatar sebagai salah satu unggulan juara di Piala Asia.
"Penjualan enam jersey ini merupakan sebuah peristiwa monumental dalam sejarah lelang, yang menawarkan kepada para penggemar dan kolektor sebuah kaitan dengan pencapaian puncak Messi."
Kapten timnas Argentina itu mengatakan, saat ini, fokusnya adalah tampil di Copa America, yang akan digelar di AS pada Juni 2024 mendatang.
Perjanjian ini akan mencakup serangkaian turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia 2026, Piala Dunia Putri 2027, dan Piala Dunia 2030, serta semua turnamen kelompok umur putra dan putri.
Keempat pemain timnas Maroko itu adalah kiper Yassine Bounou, bek Achraf Hakimi, gelandang Sofyan Amrabat, dan penyerang Youssef En-Nesyri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved