Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI orang Amerika Serikat (AS), Gregg Berhalter cukup populer di kalangan pendukung timnas. Dia sudah berkiprah sebagai pemain sepak bola profesional pada 1994-2006. Berhalter juga tampil bersama The Stars & Stripes--julukan tim AS--di dua edisi Piala Dunia berturut-turut, yaitu edisi 2002 dan 2006.
Pelatih berusia 49 tahun itu memiliki beban besar untuk mengembalikan kejayaan timnas AS, yang gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Materi pemain muda yang dibawanya diharapkan memberikan kejutan bagi tim-tim Grup B di Piala Dunia.
"Tidak banyak pemain yang tampil di level normal mereka di kamp ini, dan memang begitulah adanya. Dan itu tugas kami untuk membuat mereka percaya diri sehingga mereka dapat tampil di level normal mereka," kata Berhalter.
Baca juga : Berhalter Tegaskan AS Layak Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022
Bersama timnas AS, Berhalter telah memainkan total 56 laga dengan 36 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan. Ia berhasil menpersembahkan satu gelar Piala Emas CONCACAF dan satu gelar Liga Negara CONCACAF.
Kemampuannya meracik formasi untuk skuat AS diharapkan bisa dibuktikan dengan catatan baik di Qatar nanti.
AS tidak bisa dianggap remeh oleh peserta lain, terutama oleh tim yang tergabung di Grup B, yaitu Inggris, Iran, dan Wales. Bahkan, Berhalter merasa senang karena tim asuhannya berada di grup tersebut.
Baca juga : Jelang Laga Melawan Meksiko, Pelatih Sebut AS Underdog
Menurutnya, semua lawan di Piala Dunia tidaklah mudah dihadapi. Namun, ia yakin, Christian Pulisic dkk akan mampu lolos ke babak selanjutnya.
"Melawan Inggris akan cukup menarik dan Iran adalah lawan yang beragam. Secara keseluruhan saya senang dengan grup ini, bersemangat untuk segera memulai," jelasnya.
Berhalter menyebut Piala Dunia, yang akan berlangsung November mendatang, memberikan keuntungan. Alasannya, semua tim tidak memiliki banyak waktu persiapan menuju ke turnamen. Ini menjadi waktu agar pemainnya bisa percaya diri.
Apalagi, sepanjang 2022 ini, The Sam's Army hanya menang sekali melawan tim kontestan Piala Dunia Qatar. Kemenangan negara peringkat ke-16 FIFA itu didapatkan saat menekuk Maroko dengan skor 3-0, awal Juni lalu.
"Kami telah melakukan ini semua di kualifikasi, kami telah melakukannya setiap kali kami berkumpul,” jelasnya. (Espn/OL-1)
Kapten Romain Saiss mencetak gol di babak pertama dan, setelah pemain Tanzania Novatus Miroshi diusir wasit, Azzedine Ounahi dan Youssef El-Nesyri menambah keunggulan Singa Atlas.
Arab Saudi, yang sempat mengalahkan Argentina di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022, kembali ke Qatar sebagai salah satu unggulan juara di Piala Asia.
"Penjualan enam jersey ini merupakan sebuah peristiwa monumental dalam sejarah lelang, yang menawarkan kepada para penggemar dan kolektor sebuah kaitan dengan pencapaian puncak Messi."
Kapten timnas Argentina itu mengatakan, saat ini, fokusnya adalah tampil di Copa America, yang akan digelar di AS pada Juni 2024 mendatang.
Perjanjian ini akan mencakup serangkaian turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia 2026, Piala Dunia Putri 2027, dan Piala Dunia 2030, serta semua turnamen kelompok umur putra dan putri.
Keempat pemain timnas Maroko itu adalah kiper Yassine Bounou, bek Achraf Hakimi, gelandang Sofyan Amrabat, dan penyerang Youssef En-Nesyri.
Pelatih Miami Heat Erik Spoelstra akan memimpin timnas AS di Kejuaraan Dunia Bola Basket 2027 di Doha, Qatar, serta Olimpiade Los Angeles 2028.
Erik Spoelstra akan menggantikan Steve Kerr sebagai pelatih kepala untuk sejumlah turnamen ke depan, di antaranya Piala Dunia Bola Basket 2027 dan Olimpiade 2028.
Kaoru Mitoma dipanggil ke skuad timnas Jepang saat mereka bersiap menjalani laga uji coba tandang melawan timnas Meksiko dan timnas Amerika Serikat (AS).
Berkat kemenangan 2-1 atas timnas Amerika Serikat, timnas Meksiko, yang merupakan juara bertahan, sukses menjadi juara Piala Emas.
Timnas AS telah mencapai semifinal di 17 dari 18 perhelatan Piala Emas, termasuk 13 kali berturut-turut sejak kekalahan perempat final dari timnas Kolombia melalui adu penalti pada 2000.
Gol kemenangan Amerika Serikat atas Arab Saudi di laga Piala Emas CONCACAF dicetak oleh Chris Richards.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved