Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI keprihatian terhadap insiden stadion kajuruhan terus berdatangan. Senin (3/10) malam, ribuan Bonek, suporter Persebaya, menggelar doa bersama di Tugu Pahlawan Surabaya melepas kepergian seluruh korban meninggal dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sekitar pukul 19.27 WIB, sesuai poster seruan aksi duka cita yang beredar, ribuan Bonek Mania sudah datang. Seakan memenuhi panggilan, memakai dresscode serba hitam, mereka berdiri di Jalan Pahlawan Surabaya, depan Monumen Tugu Pahlawan.
Mewakili suporter, Husein Ghozali, Koordinator Green Nord, menyampaikan beberapa kalimat yang mematahkan rivalitas antara Bonek dengan Aremania. Kata dia, aksi ini murni digelar sebagai bentuk keprihatinan.
"Semoga amal ibadahnya (para korban) diterima Allah SWT. Kesampingkan rivalitas, kita di sini hanya untuk mengenang NKRI tanpa memikirkan rivalitas. Salam satu nyali," ujar pria yang disapa Cak Cong.
Baca juga: Jelang Derbi Jatim: Arema tak Siapkan Kuota Tiket untuk Bonek
Tidak hanya suporter, pihak manajemen Persebaya pun hadir menyampaikan duka cita dan berbela sungkawa.
"Saya mewakili manajemen Persebaya, pemain, tim pelatih mendoakan para korban. Dalam kesempatan ini juga kami dari manajemen mengucapkan terima kasih pada Kapolrestabes Surabaya karena mengawal langsung tim selama di Malang," ungkap Direktur Media Persebaya Nanang Prianto.
Aksi haru semakin terlihat ketika ribuan Bonek memenuhi Jalan Pahlawan, di depan Monumen Tugu Pahlawan. Sambil menyalakan lilin di tangan, mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai lagu pembuka. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa, yang kemudian diaminkan seluruh massa yang hadir. Tidak berhenti di situ, ribuan Bonek yang hadir menyanyikan lagu Bagimu Negeri, Sampai Jumpa Endank Soekamti, dan ditutup Song For Pride.
Tidak hanya suporter dan manajemen, aksi itu dihadiri Kapolrestabes Surabaya dan Ketua DPRD Kota Surabaya. Aksi duka cita itu berakhir sekitar pukul 20.10 WIB. Pukul 20.30 WIB, arus lalu lintas kembali dibuka, massa Bonek masih di lokasi.(OL-5)
ASISTEN Pelatih Arema FC, Kuncoro meninggal dunia terkena serangan jantung di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (18/1) sore. Manajemen mengungkapkan kronologinya.
Sosok legendaris sekaligus asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (18/1).
PELATIH Persik Kediri Marcos Reina menilai pemain Persik mampu tampil lebih baik ketimbang tuan rumah Arema FC saat laga Arema FC vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League
PELATIH Arema FC Marcos Santos mengakui bahwa pertandingan Arema vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League merupakan pertandingan yang sulit di Liga 1.
AREMA FC berhasil unggul atas Persik Kediri dengan skor akhir 2-1 dalam pertandingan Arema vs Persik. Pertandingan pekan ke-17 BRI Super League atau Liga 1
Di babak pertama, serangan demi serangan dilancarkan oleh kedua tim. Namun, keduanya masih belum membuahkan hasil.
Laga panas Persebaya vs Arema FC kembali menyisakan kekecewaan bagi pendukung setia Bajol Ijo.
Laga panas Persebaya vs Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) berakhir antiklimaks. Persebaya hanya mampu bermain imbang 1-1,
KEPOLISIAN mendalami ribuan bungkus rokok ilegal diangkut mobil SUV yang bertabrakan dengan bus membawa rombongan suporter sepakbola di ruas Tol Pemalang-Batang KM 332+000,
HASIL pertandingan Persebaya vs Persita dengan skor imbang 1-1 membuat Pelatih tim Bajul Ijo Paul Munster meminta maaf kepada suporter yang dikenal dengan sebutan bonek itu
KELOMPOK suporter Persebaya Surabaya, Bonek, mengapresiasi langkah PSSI bersama Kementerian PU-Pera yang akan merenovasi stadion Gelora Bung Tomo (GBT) selepas laga Persebaya vs Arema
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved