Minggu 02 Oktober 2022, 23:21 WIB

Borneo FC kecewa Liga 1 Buntut Tragedi Kanjuruhan

Ant | Sepak Bola
Borneo FC kecewa Liga 1 Buntut Tragedi Kanjuruhan

Antara
Ilustrasi

 

MANAJEMEN Borneo FCkecewa dengan keputusan PT LIB selaku operator Liga yang menghentikan sementara kompetisi Liga 1 Indonesia. Keputusan ini menyusul terjadinya tragedi yang tercatat memakan 125 korban jiwa di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan Arema FC dengan Persebaya, Sabtu (1/10) malam.

Sekretaris Tim Borneo FC Samarinda, Farid Abubakar di Samarinda, Minggu, mengatakan penghentian sementara itu dampaknya sangat merugikan. Terlebih saat ini Borneo FC dalam performa terbaiknya dan menduduki puncak klasemen.

"Tentunya kami sangat kecewa dengan keputusan ini, karena kejadian yang dilakukan satu tim namun semua harus menanggung akibatnya," tegas Farid.

Meski demikian, Manajemen Bornoe FC menaruh simpati dan menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa tragis yang menewaskan lebih dari seratus suporter usai menyaksikan pertandingan Liga 1 2022 itu.

"Kami turut berbela sungkawa atas peristiwa tersebut, semoga tragedi dengan korban jiwa ini menjadi yang terakhir dalam sepak bola Indonesia," kata Farid.

Farid mengatakan sebagai wujud empati peristiwa duka tersebut, sejumlah suporter sepak bola yang ada di Samarinda telah melakukan salat ghaib dan doa bersama untuk para korban tragedi di Kanjuruhan.

Menurut Farid dalam sepak bola hasil kemenangan atau kekalahan merupakan hal yang lumrah, sehingga penggemar bola juga wajib menyadari bahwa suatu saat timnya akan meraih hasil yang buruk dalam pertandingan.

"Memang kalah saat tampil di kandang itu sangat mengecewakan apalagi kalah dengan rival sendiri, namun masyarakat harus berpikir sehat jangan sampai tindakan yang dilakukan merugikan orang lain, apalagi hingga jatuh korban jiwa," jelas Farid.

Farid berharap kejadian tersebut bisa dijadikan pelajaran berharga khususnya para pecinta sepak bola saat mereka kecewa dengan penampilan tim kebanggaannya yakni dengan menemui jajaran manajemen tim dan berdiskusi untuk mencari solusi dan jalan keluar.

"Kami berharap tidak ada lagi kejadian anarkis di sepak bola, apalagi dampaknya merugikan sepak bola Indonesia," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

ISSOUF SANOGO / AFP

Terdampar di Dasar Klasemen, Kamerun Tetap Pede Bakal Taklukkan Selecao

👤Akmal Fauzi 🕔Kamis 01 Desember 2022, 16:19 WIB
Mengalahkan Brasil ibarat harus mendaki gunung yang tinggi, namun Song menegaskan timnya ingin lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya...
Giuseppe CACACE / AFP

Jika Bertukar tempat dengan Messi, Lewandowski Bakal Cetak 5 Gol

👤Dhika kusuma winata 🕔Kamis 01 Desember 2022, 14:37 WIB
Polandia benar-benar terdominasi oleh permainan Argentina sepanjang laga dan Lewandowski tak mampu membuat...
JOSEPH EID / AFP

Duel Serbia dan Swiss Diliputi Dendam Piala Dunia Rusia

👤 Akmal Fauzi 🕔Kamis 01 Desember 2022, 14:18 WIB
Swiss yang memiliki tiga poin di urutan kedua klasemen memiliki peluang lebih baik untuk menemani Brasil ke babak 16 besar Piala Dunia...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya