Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANCHESTER City akan melakoni laga berat, Rabu (27/4) dini hari nanti saat menjamu Real Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions. Kemenangan menjadi hal penting untuk didapat Manchester City karena akan menjadi modal besar saat haris tandang ke kandang Real Madrid dio leg kedua pekan depan.
Walau bermain di kandang, demham kekuatan skuat yang berimbang, Manchester City dipastikan harus bekerja keras untuk bisa meraih kemenangan. Namun ada satu faktor yang bisa menjadi penentu sukses Manchester Biru meraih kemenangan atas Los Blancos.
Faktor itu adalah sosok pelatih Pep Guardiola. Guardiola merupakan salah satu pelatih yang memiliki catatan rekor apik jika harus menghadapi Real Madrid.
Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu memang sudah sering saling gontok-gontokkan kontra Los Blancos baik di kancah domestik maupun Eropa selama beberapa tahun ke belakang. Mengingat kaliber pemain di Manchester City yang dimilikianya, Guardiola diyakini bisa mengimbangi sang raksasa La Liga Spanyol itu.
Dalam debut menghadapi Real Madrid sebagai pelatih, Guardiola sukses memetik kemenangan. Memimpin Barcelona di Nou Camp, Guardiola mempecudangi Real Madrid dengan skor 2-0, Desember 2008.
Bentrok kedua Guardiola versus Los Blancos bahkan lebih menghibur lagi. Masih bersama Barcelona, Guardiola sukses membantai Madrid 6-2 di Santiago Bernabeu pada Mei 2009.
Guardiola meraih poin penuh dari lima pertemuan La Liga pertama kontra Real Madrid dan hanya kalah dua kali dalam 15 pertarungan sebagai bos Barcelona. Terakhir Guardiola kalah sebagai bos Barccelona adalah pada April 2012. Setelah itu, Guardiola yang melatih Muenchen menelan dua kekalahan di semifinal Liga Champions 2013/2014.
Secara keseluruhan, head-to-head Guardiola versus Real Madrid sangat impresif. Dari 19 kali pertemuan, Guardiola meraih 11 kemenangan, empat seri, dan hanya empat kekalahan.
Namun Guardiola bukan tipe pelatih yang meremehkan lawan atau terlalu membesar-besarkan catatan masa lalu. Baginya, harus selalu fokus pada masa sekarang dan masa depan agar bisa terus berkembang.
"Saya sudah pernah kalah dan menang kontra Real Madrid. Anda bermain ratusan kali melawan satu rival dan Anda kalah dan menang, jadi tak ada artinya," ujarnya.
"Dengan talenta yang mereka miliki, satu-satunya cara untuk mengalahkan mereka adalah berusaha punya talenta lebih banyak. Saya sudah bekerja bareng tim-tim hebat yang menghadapi Real, tetapi saya tak punya perasaan spesial dengan mengalahkan mereka. Perasaan itu milik pemain. Bukan sesuatu yang saya senangi secara khusus," tegas pelatih asal Spanyol itu. (Goal/OL-15)
Cedera ini terjadi saat Thibaut Courtois membela Los Blancos dalam laga krusial leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City, tengah pekan ini.
Pertemuan antara Real Madrid dan Bayern Munchen menjadi sorotan utama, mengingat keduanya merupakan tim dengan koleksi trofi terbanyak yang tersisa di kompetisi ini.
Real Madrid singkirkan Manchester City dari Liga Champions dengan agregat 5-1. Simak komentar Alvaro Arbeloa soal kartu merah Bernardo Silva dan performa Vinicius Jr.
Alvaro Arbeloa mengaku sempat merasa tidak percaya diri saat harus beradu taktik dengan pelatih sekelas Jose Mourinho dan Pep Guardiola.
Pep Guardiola memilih untuk tetap optimistis. Ia menjanjikan evaluasi mendalam demi mengembalikan kejayaan Manchester City di musim mendatang.
Petaka bagi Manchester City dimulai pada menit ke-20. Bernardo Silva diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena menahan bola dengan tangan di kotak terlarang.
Noa Lang mengalami cedera parah pada ibu jari tangan kanannya akibat benturan keras dengan papan iklan di Stadion Anfield di laga leg kedua Liga Champions.
Pertemuan antara Real Madrid dan Bayern Munchen menjadi sorotan utama, mengingat keduanya merupakan tim dengan koleksi trofi terbanyak yang tersisa di kompetisi ini.
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, mengungkapkan bahwa faktor utama di balik keruntuhan timnya adalah kondisi fisik sang penyerang andalan, Victor Osimhen.
Meski menang 3-2 atas Atletico Madrid di laga leg kedua 16 besar Liga Champions, Tottenham Hotspur gagal melaju ke perempat final karena kalah agregat 5-7.
Bertanding di Stadion Camp Nou, Newcastle United dipaksa menyerah oleh Barcelona dengan skor mencolok 7-2, yang sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions dengan agregat 8-3.
Bayern Muenchen menang 4-1 atas Atalanta di laga leg kedua 16 besar Liga Champions untuk melaju ke perempat final dengan skor agregat 10-2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved