Kamis 24 September 2020, 03:00 WIB

Persipura Jayapura Batal Bermarkas di Malang

Mediaindonesia.com | Sepak Bola
Persipura Jayapura Batal Bermarkas di Malang

Antara
Ilustrasi : Persipura Jayapura.

 

Persipura Jayapura batal bermarkas di Stadion Gajayana, Kota Malang, setelah menerima surat balasan dari pemerintah daerah setempat yang menyatakan stadion tersebut tidak bisa digunakan karena alasan akan direnovasi.

"14 Agustus kita sudah mengirimkan ke Walikota Malang. Tapi perhari ini baru ada jawaban dari Pemerintah Kota Malang untuk sementara Gajayana tidak bisa dipakai karena alasan akan direhab dalam waktu dekat ini," ujar Sekretaris Persipura Jayapura Rocky Bebena dalam keterangan resminya melalui akun Instagram klub, Rabu (23/9).

Rocky mengatakan Persipura tak menyesalkan hal itu dan memilih mencari alternatif stadion yang bisa digunakan dalam lanjutan Liga 1 Indonesia pada 1 Oktober.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/212213-persipura-ajukan-perpanjangan-peminjaman-punggih-ke-bhayangkara-fc

Manajemen Mutiara Hitam, kata dia, sudah melayangkan surat permintaan penggunaan Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu, dan berharap ada jawaban positif.

"Kita sudah berkomunikasi ke Pemerintah Kabupaten Malang untuk penggunaan Stadion Kanjuruhan mudah-mudahan besok ada jawaban suratnya. Kita lampirkan juga jadwal pertandingan," kata dia.

Belum pastinya stadion mana yang akan dijadikan markas, tentu membuat Boas Solossa dan kawan-kawan dilingkupi harap-harap cemas. Pasalnya, lanjutan Liga 1 Indonesia tinggal menyisakan sepekan lagi sebelum Kickoff.

"Mengingat waktu semakin dekat, kita berharap dalam sepekan bisa clear, mudah-mudahan bisa diselesaikan," katanya.

Disinggung alasan tetap ingin di Malang, Rocky mengatakan keputusan itu juga sebagai langkah politis. Sebab beberapa waktu lalu terjadi rasisme terhadap mahasiswa Papua dan adanya stigma ketidakharmonisan antara masyarakat Papua dan Jawa Timur.

Dengan bermarkas di Malang, Persipura ingin menegaskan bahwa mereka tak ingin masalah itu terus menjadi luka, justru memperkuat persatuan bangsa.

"Kita ingin berbuat sesuatu karena kita yakin pasti masyarakat Malang baik pemerintah dan juga unsur-unsur yang lain bukan menganggap kami bagian dari lawan tapi satu kesatuan Republik Indonesia," kata dia. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/JAVIER SORIANO

Ancelotti Terkejut Kroos tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 13:45 WIB
Lima pemain Real Madrid masuk dalam nominasi Ballon d'Or. Mereka adalah Thibault Cortois, Casemiro, Luka Modric, Vinicius Junior, dan...
AFP/Jacob Kupferman/Getty Images

Tuchel Tegaskan Chelsea Siap Hadapi Spurs

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 13:00 WIB
Tuchel menjelaskan sebenarnya ia ingin Chelsea melewati dulu beberapa pertandingan sebelum menghadapi tim sekelas...
AFP

AC Milan dan Inter Awali Liga Italia dengan Kemenangan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 12:45 WIB
Saat berlaga melawan Udinese, AC Milan berhasil memetik kemenangan. Begitu juga dengan rival sekota, Inter Milan, yang mampu membungkam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya