Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Pesepak Bola Profesional Dunia atau FIFPro menilai PSSI telah mengabaikan pemain soal pemotongan gaji saat pandemi global covid-19.
PSSI dinilai telah abai dan gagal berkoordinasi dengan Asosiasi Pesepak Bola Profesional (APPI) bagaimana membahas krisis di tengah covid-19 sesuai imbauan dari AFC.
FIFPro menilai PSSI telah sepihak dalam memutuskan memotong gaji pemain hingga 75% dari Maret hingga Juni ketika Liga 1 dan 2 resmi ditangguhkan pada 15 Maret. Keputusan ini hanya melibatkan klub dan operator liga, tanpa mengundang APPI untuk bernegosiasi.
“PSSI melakukan intervensi dalam hubungan kerja tanpa mengundang serikat pemain. Fakta bahwa langkah ini berlaku sejak Maret dan menunjukkan bahwa PSSI tidak peduli dengan standar internasional dan bahkan kurang peduli dengan kesejahteraan pemain di Indonesia,” ungkap Direktur Legal FIFPro Roy Vermeer, melalui keterangannya, Kamis (21/5).
FIFPro mencatat sebagian besar klub bahkan menurunkan gaji di bawah keputusan PSSI. Sejak April, tidak satu pun dari 18 klub Liga 1 membayar lebih dari 25%, sementara dua klub membayar hanya 10%. Di Liga 2, semua 24 klub membayar antara 10 hingga 15 persen.
Baca juga : FC Seoul Didenda Karena Pasang Boneka Seks di Tribun
FIFPro menilai keputusan ini cukup miris. Pasalnya, pemain Liga 2 hanya menghasilkan 200 USD atau Rp2,9 juta, yang sudah di bawah upah minimum regional 300 USD atau Rp4,4 juta.
Setelah adanya pemotongan gaji 75%, gaji mereka sekarang menjadi 50 USD atau Rp735 ribu atau sekitar 17% dari upah minimum regional.
FIFPRO mengaku frustrasi adanya kegagalan dalam menerapkan kontrak pemain standar internasional di Indonesia. FIFPro menilai klub wajib standar minimum pemain.
Namun, klub juga gagal menerapkan kontrak yang mempertimbangkan kesejahteraan pemain. Alhasil, keputusan ini membuat pemain dalam situasi krisis dan rentan. (OL-7)
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved