Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
REAL Madrid gagal melenggang ke semifinal Copa del Rey setelah dikalahkan Real Sociedad dengan skor 3-4. Bermain di publik sendiri, Santiago Bernabeu, Jumat (7/2) dini hari WIB, Los Blancos-julukan Real Madrid- tak berdaya menghadapi gempuran Sociedad.
Sociedad mampu unggul tiga gol lebih dulu melalui Martin Odegaard di menit ke-22 dan dua gol Alexander Isak menit ke-54 dan '56. Real Madrid sempat memperkecil ketinggalan melalui Marcelo menit ke-59, sebelum Mikel Merino mencetak gol menit ke-69 yang membuat skor menjadi 4-1.
Pasukan Zinedine Zidane tak menyerah. Dua gol lahir dari Rodrygo menit ke-81 dan Nacho Fernandes pada injury time. Namun, tambahan dua gol itu tak cukup mambawa El Real ke final.
Baca juga: Barcelona dan Real Madrid Tersingkir Dari Copa del Rey
Zidane mengakui lini pertahannya bermain jelek pada laga ini. Mengistirahatkan Thibaut Courtois yang sedang onfire dan Raphael Varane ternyata membuat gawang El Real mudah dibobol, bahkan hingga empat kali.
"Lawan bermain sangat baik dan kami kesulitan dengan tekanan mereka, ditambah kami juga membuat kesalahan di lini pertahanan sendiri," kata Zidane.
Kekalahan ini membuat catatan 21 laga tanpa kekalahan El Real harus berakhir. Sedangkan bagi Zidane, ia kembali gagal mengangkat trofi Copa del Rey, satu trofi yang belum pernah ia raih selama menukangi Real Madrid.
"Ini hanya sepak bola. Kami telah kalah dan selanjutnya kami tinggal memikirkan La Liga," ungkapnya.(marca/OL-5)
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, bereaksi usai kekalahan perdana di La Liga kontra Osasuna. Soroti lambatnya aliran bola hingga status Kylian Mbappe.
Real Madrid menelan kekalahan pertama mereka di La Liga tahun 2026. Simak ulasan kekalahan 2-1 dari Osasuna yang mengancam posisi Los Blancos di puncak klasemen.
Real Madrid bidik kemenangan ke-9 beruntun saat bertandang ke markas Osasuna di El Sadar. Simak prediksi skor, lineup, dan statistik kunci di sini.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
UEFA resmi menunjuk penyelidik khusus untuk mendalami dugaan penghinaan rasial yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved