Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI berlatar belakang politikus, Fary Djemi Francis memastikan dirinya tak setengah-setengah dalam maju dalam bursa calon ketua umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa, 2 November mendatang.
Ia menegaskan, dirinya punya hak untuk maju dalam pemilihan ketua umum PSSI. Hasil verifikasi Komite Pemilihan (KP) yang meloloskannya pun menjadi bukti dirinya punya kualifikasi jadi nahkoda sepak boa Indonesia.
Meski demikian, ia sadar ada preseden terkiat kepentingan politik dan sepak bola nasional. Hal itu merujuk pada pengunduran diri ketua umum PSSI Edy Rahmayadi karena kesibukannya sebagai Gubernur Sumatera Utara.
"Kami tak bisa menutup kemungkinan orang itu punya kepentingan, harus ada semacam fakta integritas, kita ambil contoh Edy Rahmayadi yang awalnya sangat memiliki komitmen mengurus PSSI, tapi dalam perjalanannya jadi gubernur sehingga waktu terbatas dan memilih mundur," kata ujar Fary kepada Media Indonesia di Wisma Kemenpora, Rabu (30/10).
Baca juga : Calon Ketua Umum PSSI Sepakat Pentingnya Edukasi Suporter
Ia pun berpendapat bahwa seseorang yang telah memilih untuk membangun PSSI seharusnya tak ada alasan untuk mundur.
"Saya politisi, tapi saya orang lama di sepakbola yang masuk dalam dunia politik, kita tidak bisa katakan itu. Ya jadi, makannya yang penting bisa buat perubahan, program bagus, janji dan komitmen dari kepemimpinan itu," ujar politikus Gerindra itu.
Selain itu, ia juga sedikit bingung dengan pilihan PSSI yang memajukan Kongres yang asalnya awal Januari 2020 menjadi 2 Nobember 2019.
“Jika sampai dua hari kedepan panitia masih belum memberikan kejelasan terkait kongres. bukan tak mungkin saya bakal mengundurkan diri dari posisi Caketum PSSI sebelum kongres berlangsung,” tuturnya. (OL-7)
PSSI juga memastikan seluruh proses naturalisasi yang dilakukan semua pemain sah dan sesuai dengan peraturan hukum di Indonesia.
PSSI menegaskan bahwa seluruh proses naturalisasi pemain keturunan yang kini membela Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah dan sesuai peraturan hukum di Indonesia.
Meski kalah, Erick Thohir menilai timnas Indonesia mampu menunjukkan permainan yang kompetitif melawan timnas Bulgaria di ajang FIFA Series.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi ujian sesungguhnya melawan timnas Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026, Senin (30/3).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan penghormatan bagi mereka yang bekerja di balik layar maupun di lapangan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved