Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti menyatakan mundur dan tidak mau terlibat dalam Kongres PSSI yang akan digelar pada 2 November 2019. Hal itu didasari akibat jadwal kongres yang semula akan dilaksanakan 25 Januari 2020 mengalami perubahan dan dipercepat menjadi 2 November 2019.
Menurutnya, Kongres PSSI kali ini akan menimbulkan masalah karena menggunakan hak pemilih (voter) 2018. Ia menilai seharusnya kongres diadakan setelah liga berakhir, yakni akhir Desember supaya ada promosi dan degradasi untuk voter.
"Voter jelas tak benar dong. Kan voter asli di 2019. Pada 2018 itu kan voter sudah akhir," tuturnya kepada Media Indonesia, Sabtu (26/10).
Mantan Ketua Umum PSSI itu menafsirkan jika voter asli bakal hadir bisa saja akan mempermasalahkan pemimpin yang sudah terpilih.
Baca juga: Kongres PSSI Dimajukan, La Nyalla Enggan Terlibat
"Jika sudah ada yang tak puas seperti itu, pasti ke depannya akan ada Kongres Luar Biasa (KLB) lagi," ujarnya.
Pria berusia 60 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengakui hasil Kongres PSSI 2 November, meskipun jika dirinya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2023.
"Gak. Saya tak mau. Jika saya terpilih pun saya tak mau. Saya pasti tolak yang tak benar kok. Ini kan gak benar ngapain saya mau terima? Diketawain orang nanti saya," ucapnya.
"Saya menarik diri, bukan mundur. Saya tidak mau ikut campur. Kalau saya bilang jangan libatkan saya, otomatis saya bilang jangan pilih saya juga. Biar aja voters pilih orang lain gak apa-apa," tambahnya. (OL-1)
PSSI juga memastikan seluruh proses naturalisasi yang dilakukan semua pemain sah dan sesuai dengan peraturan hukum di Indonesia.
PSSI menegaskan bahwa seluruh proses naturalisasi pemain keturunan yang kini membela Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah dan sesuai peraturan hukum di Indonesia.
Meski kalah, Erick Thohir menilai timnas Indonesia mampu menunjukkan permainan yang kompetitif melawan timnas Bulgaria di ajang FIFA Series.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi ujian sesungguhnya melawan timnas Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026, Senin (30/3).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan penghormatan bagi mereka yang bekerja di balik layar maupun di lapangan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved