Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BELGIA mencatatkan kemenangan kedelapan di fase kualifikasi Piala Eropa 2020. The Red Devils menundukkan Kazakhstan dengan skor 2-0 ketika kedua tim bertemu di Astana Arena pada Minggu (13/10) malam.
Belgia mendominasi jalannya pertandingan. Statistik mencatat tim asuhan Roberto Martinez menguasai 67% penguasaan bola dan melepaskan 11 tembakan dengan dua di ataranya mengarah ke gawang.
Sedangkan Kazakhstan hanya menguasai 33% penguasaan bola. Mereka dibuat tak berdaya dan hanya mampu mencatatkan satu tembakan akurat dari enam percobaan.
Martinez melakukan rotasi di lini depan dan lini tengah. Namun, hal itu tak banyak memengaruhi permainan Belgia karena kualitas pemain yang merata.
Tanpa Romelu Lukaku sebagai juru gedor, Belgia mengandalkan Michy Batshuayi. Kepercayaan itu tak disia-siakan penyerang Chelsea tersebut.
Baca juga: Sergio Ramos Pecahkan Rekor, Spanyol Gagal Raih Poin Penuh
Batshuayi mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-21. Mendapat umpan Denis Praet, Batshuayi sukses menyarangkan bola di gawang Kazakhstan.
Belgia baru bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-53. Kali ini giliran Thomas Meunier yang mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan assist Eden Hazard.
Hasil ini membuat Belgia semakin tak terbendung. Mereka mengoleksi 24 angka hasil delapan kemenangan dari delapan kali tanding.
Sedangkan kekalahan ini membuat peluang Kazakhstan untuk lolos ke putaran final kandas. Mereka menempati peringkat empat dengan koleksi tujuh poin dari delapan laga.
Susunan pemain:
Kazakhstan (3-4-3): Nepohodov; Marochkin, Malyi, Kerymzhanov; Beisebekov, Zhukov (Zhangylyshbay 84'), Abiken, Shomko; Fedin (Pertsukh 71'), Islamkhan, Suyumbayev (Vorogovskiy 61')
Belgia (3-4-3): Courtois; Alderweireld, Vermaelen (Mechele 92'), Vertonghen; Meunier, Praet, Witsel, T. Hazard; Mertens (Carrasco 78'), Batshuayi (Benteke 78'), E Hazard. (Medcom/OL-1)
Di usia 33 tahun, delapan bulan, dan 30 hari, Lucy Bronze adalah pemain tertua timnas Inggris di Piala Eropa Putri 2025 dan bermain 598 menit sepanjang Piala Eropa Putri.
Kemenangan di Piala Eropa Putri ini menegaskan dominasi timnas Inggris di kancah sepak bola putri Eropa, sekaligus menambah koleksi gelar mereka menjadi dua kali berturut-turut.
Kemenangan ini menandai sejarah bagi timnas Inggris sebagai tim kedua setelah Jerman yang mampu menjuarai Piala Eropa Putri secara beruntun (2022 dan 2025).
Gol Aitana Bonmati di babak tambahan waktu mengantarkan timnas Spanyol meraih kemenangan 1-0 atas timnas Jerman di semifinal Piala Eropa Putri 2025, Kamis (24/7) dini hari WIB.
Chloe Kelly mencetak gol penentu kemenangan timnas Inggris pada menit ke-119, menyambar bola muntah hanya setelah kiper Italia Laura Giuliani berhasil menyelamatkan tendangan penaltinya.
Kiper timnas Jerman Ann-Katrin Berger menahan dua eksekusi penalti pemain timnas Prancis saat babak adu penalti perempat final Piala Eropa Putri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved