Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
NAPOLI membuka kampanye Liga Champions mereka dengan meraih hasil positif. Menjamu Liverpool di San Paolo, Rabu (18/9) dini hari WIB, I Partenopei menang dengan skor 2-0.
Dua gol Partenopei dicetak pada penghujung babak kedua. Penalti Dries Mertens pada menit ke-82 dan sontekan Fernando Llorente memastikan Napoli meraih angka penuh.
Liverpool sebenarnya lebih mendominasi laga. The Reds menguasai 53% penguasaan bola meski hanya melepaskan empat tembakan ke gawang berbanding lima milik Napoli.
Napoli sebenarnya sudah unggul pada menit ketujuh. Namun gol Hirving Lozano dianulir wasit karena pemain Meksiko itu telah berada dalam posisi offside.
Liverpool tidak tinggal diam. Pasukan Juergen Klopp itu nyaris membuka skor pada menit ke-21 lewat usaha Sadio Mane. Namun, Alex Meret tampil gemilang untuk menggagalkan peluang penyerang Senegal itu.
Baca juga: Reus Gagal Penalti, Dortmund dan Barcelona Imbang Tanpa Gol
Roberto Firmino mendapat peluang untuk mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-29. Tapi, Meret lagi-lagi berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Liverpool memegang kendali babak pertama. Namun, The Reds tidak mampu membobol gawang Partenopei di sisa waktu yang ada.
Empat menit babak kedua berjalan, Mertens nyaris membuat pendukung tuan rumah bersorak. Tapi, Adrian melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Mertens dari jarak dekat.
Mohamed Salah hampir berhasil merobek jala Napoli pada menit ke-65. Namun, Meret melakukan penyelamatan akrobatik untuk mengamankan gawangnya.
Mane kembali mengancam gawang Napoli pada menit ke-74. Tapi, Meret sekali lagi berhasil menjaga gawangnya tetap perawan.
Meski menguasai pertandingan, petaka justru menghampiri Liverpool pada menit ke-81 setelah Jose Callejon dijatuhkan Andy Robertson di kotak terlarang. Mertens yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat suporter Napoli bersorak.
Napoli kembali menggetarkan gawang Liverpool pada menit ke-92. Kali ini, pasukan Carlo Ancelotti membobol gawang Liverpool lewat sontekan Fernando Llorente.
Hasil ini membawa Napoli ke peringkat dua klasemen grup E, hanya kalah selisih gol dari Red Bull Salzburg yang menghancurkan Genk dengan skor 6-2. Sedangkan Liverpool berada di peringkat ketiga. (Medcom/OL-2)
Manchester City terus menekan Arsenal di puncak klasemen Liga Primer Inggris setelah menang meyakinkan 3-0 atas Fulham, Kamis (12/2) WIB.
Petaka terjadi di babak kedua. Wataru Endo mendarat dengan posisi yang tidak sempurna setelah terlibat duel udara, yang mengakibatkan pergelangan kakinya tertekuk secara canggung.
Berkat kemenangan atas Sunderland, Liverpool menduduki peringkat enam klasemen Liga Primer Inggris dengan raihan 42 poin dari 26 laga.
Cek jadwal Sunderland vs Liverpool di Premier League hari ini, 11 Februari 2026. Simak prediksi susunan pemain dan rekor pertemuan kedua tim di sini.
Prediksi line-up Sunderland vs Liverpool di Premier League 2026. Liverpool hadapi krisis bek kanan di Stadium of Light setelah absennya Szoboszlai dan Frimpong.
Sunderland jamu Liverpool di pekan ke-26 Liga Primer Inggris 2026. Mampukah The Reds pecahkan rekor kandang The Black Cats? Cek prediksinya.
Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, Como berhasil menembus semifinal Coppa Italia.
Preview Napoli vs Como perempat final Coppa Italia 2026. Prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik Conte vs Fabregas.
Napoli kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di Serie A. Antonio Vergara cetak gol perdana, namun Napoli harus kehilangan Di Lorenzo.
Preview big match Serie A 2025/26 antara Napoli vs Fiorentina di Stadion Diego Armando Maradona. Analisis taktik Antonio Conte vs Palladino dan prediksi skor.
Dua gol dari Joao Pedro di babak kedua memastikan kemenangan Chelsea, sekaligus mengakhiri perjalanan Napoli di kompetisi Eropa musim ini.
Menurut Rosenior, tingginya level persaingan membuat tidak ada laga yang bisa dianggap mudah, baik di Liga Champions, Serie A, maupun Premier League.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved