Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MANCHESTER City diputus bersalah oleh FIFA karena melanggar aturan transfer internasional dan pendaftaran pemain berusia di bawah 18 tahun. Hal itu diumumkan FIFA, Selasa (13/8).
Jawara Liga Primer Inggris itu diganjar denda sebesar 370 ribu Franc Swiss oleh Komite Disiplin FIFA.
FIFA mengatakan hukuman ringan itu--hukuman maksimalnya adalah pelarangan transfer--dijatuhkan karena Manchester City mengaku bersalah.
Baca juga: Kante Terancam Absen di Laga Piala Super Eropa
Meski menerima hukuman denda itu, Manchester City menegaskan kesalahan mereka terjadi saat FIFA belum mengklarifikasi aturan mereka.
Manchester City mengatakan denda itu terkait dengan transfer internasional pemain berusia di bawah 18 tahun terutama terkait periode uji coba mereka dan partisipasi di laga persahabatan.
"Kami menerima hukuman atas pelanggaran yang terjadi akibat misintepretasi aturan tersebut. Segala pelanggaran yang dilakuka terjadi sebelum Desember 2016 saat petunjuk mengenai misintepretasi itu dirilis. Sejak saat itu, Manchester City selalu mematuhi aturan," tegas the Citizen. (AFP/OL-2)
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan ke ICC atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang di Palestina.
Hanya dalam waktu empat pekan, FIFA mencatat ada 508 juta permintaan tiket, padahal kapasitas yang tersedia hanya sekitar 7 juta kursi.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved