Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
MATCH fixing (pengaturan skor) di persepakbolaan Indonesia dinilai sudah terjadi sejak lama. Laku tidak terpuji tersebut jelas merupakan pengkhianatan terhadap sportivitas dan juga kejahatan terhadap dunia olahraga.
Pengamat sepak bola Rudi S Kamri menyatakan maraknya match fixing menjadi salah satu penyebab mengapa sepak bola Indonesia tidak kunjung meraih prestasi yang bisa dibanggakan. Pasalnya, walaupun memiliki sumber daya yang bagus, adanya mafia sepak bola membuat Indonesia tidak akan bisa mencapai prestasi terbaik.
"Aksi para mafia sepak bola ini telah terjadi selama puluhan tahun. The Godfather mafia sepak bola Indonesia dan para kroconya seenak sendiri mengatur merah hitamnya persepakbolaan Indonesia untuk kepentingan pribadi mereka," ujar Kamri, Senin (8/7).
Tentang peran PSSI saat ini untuk memberantas mafia sepak bola, Kamri mengaku pesimistis. Pasalnya, menurut Kamri, PSSI juga tidak mampu menjadi organisasi yang bersih dari oknum-oknum perusak sepak bola Indonesia.
"Bagaimana kita bisa membersihkan lantai rumah kita dengan menggunakan sapu kotor? Tidak menjadi bersih, tapi justru semakin kotor," ujarnya.
Pernyataan Kamri senada dengan apa yang diungkapkan Ketua Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN), Suhendra menilai mafia sepak bola di Indonesia memang melibatan tokoh-tokoh besar yang tidak tersentuh sehingga sulit diberantas.
"Hal inilah yang menyebabkan usaha keras untuk membersihkan sepak bola kita dari praktik mafia seolah membentur tembok. Namun kita harus mendukung usaha keras KPSN yang tanpa pamrih berusaha membongkar habis mafia sepak bola Indonesia," tuturnya.
Lebih jauh, Kamri berharap dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI mendatang, akan terpilih 'orang gila yang waras' yang berani membersihkan internal PSSI dan berani melawan mafia sepak bola. "Jangan lagi PSSI dipimpin oleh orang-orang yang menggunakan PSSI untuk kepentingan pribadi dan politik seperti sebelumnya," tegasnya. (RO/R-1)
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved