Kamis 20 Juni 2019, 19:20 WIB

Joko Driyono Akui Suruh Sopir Amankan Barang di Ruang Kerja

M Iqbal Al Machmudi | Sepak Bola
Joko Driyono Akui Suruh Sopir Amankan Barang di Ruang Kerja

antara
Joko Driyono

 

SIDANG kasus perusakan barang bukti dengan terdakwa Joko Driyono kembali digelar hari ini, Kamis (20/6), dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Dalam sidang, Joko Driyono (Jokdri) menjelaskan maksud dirinya menyuruh sopir pribadinya mengamankan barang-barang.

Perintah Jokdri kepada sopir pribadinya, Muhamad Mardani Morgot alias Dani, disampaikan saat ruang kerjanya disegel oleh Satgas Anti Mafia Bola.

Saat Joko berada di Abu Dhabi, dirinya mendapatkan pesan dari Direktur Persija Jakarta Kokoh Afiat bahwa terjadi penyegelan di kantor PT Liga Indonesia.

Berlandaskan kabar tersebut, laki-laki yang akrab disapa Jokdri tersebut memerintahkan Dani mengambil barang-barang pribadinya di ruang kerja melalui sambungan telepon.

Alasan Jokdri memerintahkan Dani untuk melakukan pengamanan karena khawatir terhadap barang pribadinya yang akan tercecer atau berantakan saat penggeledahan.

"Imajinasi saya membayangkan penggeladahan ini akan sporadis dan membabi buta, potensi barang-barang rusak ini yang saya sampaikan," kata Joko Driyono saat persidangan di PN Jakarta Selatan, Kamis (20/6).

Baca juga: Kuasa Hukum Jokdri tidak akan Hadirkan Saksi Ahli

Tak selang berapa lama, Jokdri menanyakan keberadaan Dani apakah dapat memasuki ruang kerjanya. Setelah mendapat kepastian dapat memasuki ruangan. Jokdri mempersilakan untuk melaksanakan perintahnya.

"Saya menyatakan oke silakan masuk, amankan barang-barang pribadi saya di luar majalah, buku-buku," ujar Joko Driyono.

Barang-barang yang dimaksud Jokdri di antaranya alat-alat kerja seperti komputer. Adapula berupa pernak-pernik seperti lencana, pin, dan souvenir lainnya.

Jokdri didakwa melakukan, mengambil barang yaitu berupa DVR server CCTV dan satu unit Laptop merek HP Notebook 13 warna silver, yang sebagian atau seluruhnya dalam penguasaan penyidik Satgas Antimafia Bola

Ia ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti merusak barang bukti terkait pengaturan skor. Penetapan sebagai tersangka terhadap Jokdri dilakukan setelah menggeledah rumah dan ruang kerjanya pada Kamis, 14 Februari 2019. Atas status tersangka itu, polisi melakukan pencekalan.

Dia disangka melanggar Pasal 363 ke-3e dan 4e KUHP atau Pasal 235 KUHP atau Pasal 233 KUHP atau Pasal 232 KUHP atau Pasal 221 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atas kasus penghancuran barang bukti.(OL-5)

Baca Juga

AFP/JOSE JORDAN

Bournemouth Sukses Datangkan Kiper Pelapis Neto

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 06:30 WIB
Klub promosi Liga Premier Inggris Bournemouth sukses mendatangkan kiper pelapis Barcelona asal Brasil,...
AFP/Justin Tallis

Dua Gol Haaland Bawa Manchester City Raih Kemenangan Pertama

👤Widhoroso 🕔Senin 08 Agustus 2022, 00:27 WIB
ERLING Haaland menunjukkan diri pantas dibayar mahal Manchester...
AFP/Lindsey Parnaby

Debut Ten Hag Bersama Setan Merah di Liga Primer Berakhir Dengan Kekalahan

👤Widhoroso 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 22:13 WIB
HASIL buruk didapat Manchester United dalam laga perdana Liga Primer Inggris musim ini. Menjamu Brighton Hove Albion di Old Trafford,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya