Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DI balik hasil imbang saat bertandang ke markas Getafe, ada yang membuat pelatih Real Madrid Zinedine Zidane tersenyum. Pria asal Prancis tersebut mengaku terkesan melihat penampilan salah satu anak asuhnya, yakni Brahim Diaz.
Madrid harus puas meraih hasil imbang di markas Getafe pada jornada ke-34 La Liga, Jumat (26/4) dini hari WIB. Buruknya, El Real bermain imbang tanpa gol pada laga tersebut.
Brahim Diaz tampil sebagai starter saat itu. Penampilannya cukup mengesankan. Statistik mencatat keberhasilannya dalam menggiring bola mencapai 78% dan akurasi umpannya juga mencapai 84%. Selain itu, ia juga menciptakan dua peluang untuk Madrid.
Performa Diaz sepanjang laga ternyata mampu mengesankan Zidane, meski akhirnya sang pemain harus ditarik pada menit ke-71.
Baca juga: Real Madrid Ditahan Imbang Getafe
Menurut Zidane, pemain asal Spanyol itu menunjukkan mental permainan yang bagus sepanjang laga.
"Saya senang melihat perkembangannya. Ia memiliki permainan yang hebat. Ia suka bermain dan saya menyukai pemain yang tidak kenal takut sepertinya. Ia pemain yang cepat," ujar Zidane.
Meski demikian, Zidane belum bisa memastikan Diaz sudah pantas menjadi andalan Madrid atau tidak pada musim depan. Saat ini, ia masih ingin memantau perkembangan sang pemain.
"Ia memiliki permainan yang bagus, tetapi harus ditarik karena mengalami kram. Ia bermain bagus dan senang. Saya menyukai gaya bermainnya. Mari kami lihat apa yang terjadi pada musim depan. Kuncinya adalah permainan pada hari ini," tutur Zidane.
Diaz didatangkan Madrid dari Manchester City pada bursa transfer Januari 2019. Hingga saat ini, ia sudah membuat tujuh penampilan bersama Los Blancos di seluruh kompetisi. (Medcom/OL-2)
Real Madrid harus menempuh jalur playoff Liga Champions setelah tumbang 2-4 dari Benfica pada laga terakhir fase liga di Estadio da Luz, Lisbon, Kamis (29/1) dini hari WIB.
Real Madrid dipastikan harus menempuh jalur play-off Liga Champions setelah menelan kekalahandari Benfica pada laga terakhir fase grup di Lisbon, Kamis (29/1) dini hari WIB.
Kekalahan dari Benfica ini membuat Real Madrid terlempar dari posisi delapan besar klasemen Liga Champions dan harus melewati babak playoff untuk memperebutkan tiket ke 16 besar.
Jika imbang atau kalah pada laga Benfica vs Real Madrid yang digelar di Stadion da Luz, Lisabon, itu, Real Madrid berpotensi masuk ke playoff untuk memperebutkan delapan slot tersisa di 16 besar.
Kini, tak ada pilihan lain bagi Benfica selain menumbangkan sang kolektor 15 gelar Liga Champions sembari berharap hasil dari pertandingan lain memihak mereka.
Real Madrid sukses merebut posisi puncak klasemen La Liga usai mengalahkan Villarreal 2-0. Kylian Mbappe borong dua gol, sementara debut Arbeloa mulai membuahkan hasil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved