Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Satgas Antimafia Bola segera melimpahkan berkas kasus perusakan barang bukti yang menjerat mantan Ketum PSSI Joko Driyono (Jokdri) ke jaksa penuntut umum (JPU).
"Untuk berkas perkara tersangka JD rencana pekan ini akan segera dilimpahkan ke JPU. Ini masih dalam proses. Tinggal sedikit untuk penyempurnaan penyelesaian berkas perkara," kata Dedi di Mabes Polri, kemarin.
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono mengatakan keterangan saksi telah dinyatakan lengkap. Setelah berkas rampung, pihaknya akan mengirimkan ke kejaksaan.
"Untuk keterangan saksi lain sudah dinyatakan cukup oleh penyidik, dan nanti setelah buat resume dan dijilid, baru kita kirim ke kejaksaan," kata Argo.
Meskipun demikian, Argo tidak memastikan waktu penyelesaiannya. Namun, penyidik segera akan merampungkan berkas itu untuk dikirimkan ke kejaksaan.
Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan barang bukti yang diduga terkait dengan kasus pengaturan skor. Ia diduga memerintahkan Muhammad MM alias Dani, Mus Muliadi alias Mus dan Abdul Gofar untuk melakukan perusakan barang bukti di Kantor Komisi Disiplin PSSI yang sempat digeledah Satgas Anti Mafia Sepak Bola beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, langkah pihak kepolisian untuk membongkar kasus mafia sepak bola terus dilakukan. Kemarin, kepolisian memeriksa tiga saksi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait dengan kasus pengaturan skor yang melibatkan mantan anggota Exco PSSI Hidayat. Polisi juga masih akan memeriksa 22 saksi lain untuk mengembangkan kasus tersebut.
Mereka yang diperiksa ialah Dirut PT LIB Berlinton Siahaan, Dirut Eksekutif PT LIB Risna Hadiwijaya, dan Direktur Operasional PT LIB Tigor Shalom Boboy. Ketiganya dimintai keterangan untuk melengkapi berkas kasus H yang sedang ditangani kepolisian.
"Ini sedang didalami, demikian juga sudah kami sampaikan masih ada 22 saksi kembali yang akan dipanggil Satgas Antimafia Bola dalam rangka untuk penyempurnaan berkas perkara tersangka H," terang Dedi. (Fer/R-1)
Bagi Bobotoh dan penikmat Liga 1, memahami latar belakang dan kualitas teknis Kurzawa menjadi hal menarik.
Kedatangan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco ini menjadi bukti keseriusan manajemen Pangeran Biru dalam meningkatkan kualitas skuad.
Tambahan tiga poin membuat koleksi poin Persib menjadi 41, unggul satu angka dari Borneo FC yang sebelumnya nyaman di singgasana dengan 40 poin.
Maung Bandung harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan tiga poin, sekaligus mengkudeta Borneo FC dari puncak klasemen sementara.
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Maung Bandung kembali ke puncak klasemen sementara, menggusur Borneo FC yang sebelumnya nyaman di posisi teratas.
Hasil pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya hari ini. Bajul Ijo menang 3-0 lewat gol Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan aksi solo run Rachmat Irianto.
Jaksa AS mengungkap skema pengaturan skor besar-besaran di basket perguruan tinggi (NCAA). Melibatkan puluhan pemain dan taruhan hingga ratusan ribu dolar.
Maduka Okoye sebelumnya dituduh sengaja mencari kartu kuning pada laga melawan Lazio pada Maret 2024, yang diduga terkait dengan taruhan senilai 120.000 euro.
Skandal pengaturan skor itu terjadi di dua leg pertandingan kualifikasi Liga Konferensi UEFA musim 2023/2024 antara Arsenal Tivat dan klub Armenia, Alashkert FC, pada Juli 2023.
PELATIH Bali United Stefano Cugurra mengharapkan sanksi keras kepada oknum pelaku untuk mencegah praktik pengaturan skor atau match fixing dalam kompetisi sepak bola tanah air.
Zwayer mengungkapkan dirinya pernah mendapatkan ancaman pembunuhan sejak Jude Bellingham mengkritik kepemimpinannya dalam laga Bundesliga antara Borussia Dortmund dan Bayern Muenchen.
Dugaan terhadap adanya pengaturan pertandingan di liga sepak bola Indonesia di setiap tingkatan mulai Liga 1, Liga 2 dan seterusnya kerap terdengar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved