Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Amorim Kecewa setelah Laga Gila Kontra Bournemouth: MU Harus Lebih Kejam

Dhika Kusuma Winata
16/12/2025 13:00
Amorim Kecewa setelah Laga Gila Kontra Bournemouth: MU Harus Lebih Kejam
Pelatih MU Ruben Amorim(Manchester United )

MANCHESTER United (Man Utd) kembali gagal mengubah dominasi menjadi kemenangan setelah bermain imbang 4-4 melawan Bournemouth dalam laga penuh drama di Old Trafford, Selasa (16/12). Meski menilai timnya mampu menghidupkan atmosfer stadion, pelatih United Ruben Amorim mengaku sangat kecewa karena Setan Merah kembali membuang peluang meraih tiga poin.

Man Utd unggul tiga kali dalam pertandingan tersebut dan menampilkan permainan menyerang terbaik sejak Amorim menangani tim. Gol Amad Diallo, Bruno Fernandes, dan Matheus Cunha menegaskan agresivitas tuan rumah.

“Kami benar-benar kecewa. Ini pertandingan yang gila. Mungkin terlihat seperti kami kehilangan dua poin di babak kedua, tapi menurut saya kami justru kehilangannya di babak pertama,” kata Amorim.

Namun, rapuhnya pertahanan membuat keunggulan itu berulang kali terbuang. Dia juga menyoroti kegagalan timnya memaksimalkan banyak peluang saat tampil dominan sebelum jeda.

“Kami mendominasi dan menciptakan begitu banyak peluang. Seharusnya kami masuk ruang ganti dengan hasil yang berbeda,” lanjutnya.

"Pada akhirnya kami pantas mendapatkan lebih. Ini pertandingan yang menyenangkan bagi semua orang di rumah,” kata Amorim.

Hasil imbang ini membuat MU naik ke peringkat enam klasemen Liga Primer Inggris, hanya terpaut dua poin dari zona empat besar. 

Pelatih asal Portugal itu memahami tuntutan publik Old Trafford yang selalu menginginkan kemenangan.

“Orang-orang, khususnya di Old Trafford, ingin menang, tetapi mereka juga ingin terinspirasi melihat tim bermain sepak bola yang bagus. Kami bisa melakukan itu di momen-momen tertentu,” ujarnya. 

“Ini penampilan yang baik, tetapi kami harus lebih klinis karena kami menciptakan begitu banyak peluang," ucapnya.

Di tengah kekecewaan, Amorim tetap memberi pujian kepada kiper Senne Lammens yang tampil krusial di menit-menit akhir.

Dua penyelamatan Lammens menggagalkan peluang David Brooks dan menjaga rekor United yang belum pernah kalah di kandang dalam laga liga ketika unggul saat turun minum sejak 1984.

“Lammens tampil sangat baik. Ada peluang untuk kedua tim, tetapi kami menciptakan lebih banyak,” ujar Amorim. (AFP/Dhk/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya