Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Virginia Tech telah membuktikan bahwa satu gen dapat mengubah nyamuk Aedes aegypti betina menjadi jantan. Aedes aegypti jantan tidak menggigit dan tidak dapat menularkan patogen ke manusia. Sebaliknya yang betina mampu menggigit serta menularkan penyakit zika dan demam berdarah pada manusia. “Kehadiran lokus penentu jantan (lokus M) menetapkan jenis kelamin jantan di Aedes aegypti dan lokus M hanya diwariskan oleh keturunan jantan, mirip dengan kromosom Y manusia,” kata Prof Zhijian Tu dari Departemen Biokimia di Fakultas Pertanian dan Biologi.
Menurutnya, memasukkan gen penentu jantan (nix) di lokus M Aedes aegypti ke wilayah kromosom yang dapat diwariskan oleh betina sudah bisa mengubah betina menjadi jantan subur.
Temuan yang dipublikasi dalam Proceedings of the National Academy of Sciences itu berimplikasi untuk mengembangkan teknik pengendalian nyamuk di masa depan. (Van/ScienceDaily/X-7)
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Gejala DBD umumnya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, serta munculnya bintik-bintik merah di kulit.
Peneliti internasional menciptakan jamur Metarhizium beraroma bunga yang mampu menarik dan membunuh nyamuk pembawa penyakit seperti malaria dan demam berdarah.
Di sini dipastikan hampir 200 juta nyamuk mencapai kematangan seksual sebelum dilepaskan untuk bereproduksi.
Setiap tahunnya, dunia mencatat ratusan juta kasus malaria. Selain dikenal sebagai penyebab malaria, nyamuk juga menjadi pembawa penyakit lain seperti demam berdarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved