Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mendukung program makan bergizi gratis yang tengah dicanangkan pemerintah, Cahaya Manthovani dan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa menggelar aksi berbagi makanan sehat bergizi dan sembako kepada para siswa siswi di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 7 Jakarta.
Cahaya Manthovani, sociopreneur yang aktif dalam isu sosial dan penyandang disabilitas mengatakan, langkah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para murid SLB yang masih belum sepenuhnya mendapatkan kesempatan dalam program makan bergizi gratis.
“Kami ingin memastikan anak-anak ini tetap mendapatkan asupan makanan sehat dan bernutrisi, karena gizi yang baik sangat penting untuk membantu mereka agar lebih semangat belajar, lebih fokus dan berkembang secara lebih optimal,” ujarnya di sela acara Berbagi Kebaikan bersama Cahaya Manthovani di SLB Negeri 7 Jakarta, Senin (10/3).
Dalam kesempatan ini, sebanyak 268 murid SLB Negeri 7 menerima bantuan paket sembako, sementara 340 paket makan bergizi gratis dengan menu yang tetap menjaga kualitas gizi, khususnya dalam bulan Ramadan, dibagikan kepada para siswa dan peserta yang hadir.
Pemilihan SLB Negeri 7 Jakarta sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Cahaya menjelaskan sekolah ini sebelumnya menjalankan program serupa dan memiliki kesiapan untuk mengelola bantuan secara efektif.
“Kami bekerja sama dengan komite orang tua murid yang langsung terlibat dalam proses penyusunan menu, proses memasak, hingga penyajian makanan. Karena mereka lebih memahami kebutuhan anak-anak, termasuk alergi dan batasan makanan tertentu,” jelas putri dari Reda Manthovani, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) ini.
Cahaya memastikan program yang dilaksanakan kali ini akan terus berlanjut setelah Lebaran, bahkan dalam bentuk bantuan lebih luas, sembari menunggu kebijakan pemerintah mengenai program makan bergizi gratis untuk SLB.
Kepala SLB Negeri 7 Jakarta Elda Rifni mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa.
"Acara ini luar biasa, dan kami sangat bangga serta bersyukur. Ini rezeki bagi siswa-siswa kami yang kami terima dengan senang hati. Ini bukan hanya bantuan, tetapi juga bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi anak-anak di SLB Negeri 7,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Purwosusilo yang turut hadir dan memberikan apresiasinya terhadap kegiatan Bakti Sosial dan Penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis tersebut.
Dia mengakui saat ini masih ada sejumlah sekolah yang belum mendapatkan giliran dalam program makan bergizi gartis yang dicanangkan pemerintah, termasuk SLB Negeri 7 Jakarta.
"Momen berbagi ini sangat luar biasa. SLB Negeri 7 Jakarta memang masih menunggu giliran dalam program makan bergizi nasional karena prosesnya bertahap, sehingga bantuan ini sangat berarti bagi mereka," ungkapnya.
Sementara itu, komedian Aden Bajaj yang hadir dalam kegiatan tersebut juga mengaku sangat terinspirasi oleh inisiasi Cahaya Manthovani dan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa dengan berbagi dan bertemu langsung bersama para murid SLB Negeri 7 Jakarta.
"Saya melihat banyak teman yang kekurangan, tapi mereka tetap semangat berjuang dan belajar. Ini jadi tamparan buat saya pribadi dan kita semua. Daripada uang kita dihamburkan untuk hal tidak jelas, lebih baik kita kumpulkan dan donasikan untuk mereka yang membutuhkan," ungkap Aden.
Aden juga mengajak lebih banyak orang untuk terlibat dalam kegiatan sosial seperti ini. "Kegiatan yang dilakukan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa sangat baik dan membuka mata kita semua bahwa masih banyak orang yang membutuhkan. Ini bisa jadi wawasan baru untuk kita, bahwa berbagi itu sangat berarti," tambahnya.
Dengan dukungan dari komunitas, dunia pendidikan, hingga dunia hiburan, diharapkan program serupa terus berlajnut dan menjangkau lebih banyak anak-anak berkebutuhan khusus di berbagai daerah. Cahaya Manthovani pun mengajak lebih banyak pihak untuk turut serta membangun lingkungan yang lebih inklusif dan peduli terhadap mereka yang membutuhkan.
“Kami mengajak teman-teman untuk melihat langsung bagaimana anak-anak ini tetap semangat belajar meski dengan keterbatasan. Semangat mereka justru menjadi inspirasi bagi kita semua. Semakin banyak yang peduli, semakin luas dampak yang bisa kita berikan untuk anak-anak kita,” tuturnya. (H-2)
Tamarin Hotel Jakarta menghadirkan signature dish berbagai variasi sate Nusantara, seperti Sate Ayam Madura, Sate Ayam Kajang, Sate Ayam Maranggi, dan Sate Padang.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Para tamu Ramadan Fusion Feast di Hotel Ciputra Jakarta dapat menikmati beragam hidangan khas Nusantara, Timur Tengah, Arab, Western, lengkap dengan aneka dessert manis.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi pihak-pihak yang memaksimalkan bulan Ramadan untuk berbagi ke sesama.
Orangtua dapat menciptakan kesempatan harian bagi anak untuk menebar kebaikan. Misalnya, diberikan tugas merawat tanaman atau menjaga kebersihan rumah.
PT Narend Global Utama melaksanakan pembagian sembako, sumbangan karpet untuk mesjid, santunan yatim piatu dan buka puasa bersama gratis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved