Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Satu Prajurit Unifil Tewas, Komisi I : Serangan terhadap Pasukan Perdamaian tak Dibenarkan

Media Indonesia
30/3/2026 16:53
Satu Prajurit Unifil Tewas, Komisi I : Serangan terhadap Pasukan Perdamaian tak Dibenarkan
Ilustrasi.(Antara Foto)

SATU orang anggota Unifil asal Indonesia gugur usai Israel membom markas Unifil di Libanon. Sementara menurut laporan Kemlu RI ada personel TNI lainnya terluka akibat insiden tersebut.

Sukamta, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Senin (30/3) di Jakarta menyampaikan belasungkawa. Ia mendorong ada langkah tegas dari pemerintah soal serangan terhadap pasukan perdamaian.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI dalam menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari misi perdamaian dunia. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.”

Wakil Ketua Fraksi PKS ini menambahkan bahwa pengabdian TNI dalam misi perdamaian PBB ini wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dan stabilitas global. 

Menurutnya peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas menjaga perdamaian bukan tanpa risiko. Namun, sambung dia, setiap bentuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip hukum internasional.

“Kami percaya negara akan mengambil langkah yang tepat dan terukur, mendorong proses investigasi yang transparan, serta memastikan bahwa kejadian ini ditindaklanjuti melalui mekanisme internasional yang berlaku. Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, sekaligus menjaga kehormatan dan martabatnya. Dalam situasi seperti ini, ketegasan harus berjalan seiring dengan kebijaksanaan,” ujar anggota DPR asal Yogyakarta ini. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya