Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

Rahmatul Fajri
28/3/2026 15:56
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia
Ilustrasi(Dok. Juli. S/Dantim Media SS)

Menteri Pertahanan periode 2004–2009 Juwono Sudarsono, dikabarkan meninggal dunia di RSPI Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB. Tokoh yang dikenal sebagai arsitek pertahanan modern Indonesia ini mengembuskan napas terakhir dalam usia 84 tahun.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah meninggal dunia Prof. Dr. Juwono Sudarsono, Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Bersatu pada Sabtu, 28 Maret 2026, jam 13:45 di RSPI Pondok Indah, Jakarta," tulis keterangan resmi yang diterima, Sabtu sore.

Sosok Akademisi dan Negarawan

Lahir di Jakarta pada 5 Maret 1942, Juwono Sudarsono merupakan sosok intelektual yang berhasil menjembatani dunia teori dan praktik pemerintahan. Lulusan Universitas Indonesia dan University of California, Berkeley ini memiliki rekam jejak panjang dalam diplomasi dan keamanan internasional.

Kiprahnya di pemerintahan sangat menonjol saat dipercaya menjadi Menteri Pertahanan dalam dua periode kepemimpinan yang berbeda, yakni pada masa Presiden Abdurrahman Wahid (1999–2000) dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004–2009).

Sebagai Menteri Pertahanan dari kalangan sipil pertama di era reformasi, Juwono dikenal luas atas kontribusinya dalam memperkuat supremasi sipil atas militer. Ia menjadi aktor kunci dalam menata ulang hubungan militer dan masyarakat sipil guna mewujudkan TNI yang lebih profesional dan demokratis.

Selain menjabat Menteri Pertahanan, Juwono juga pernah mengemban amanah sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup (1998) serta Duta Besar RI untuk Inggris (2003–2004). Di dunia pendidikan, ia tetap aktif sebagai guru besar yang pemikirannya menjadi rujukan utama dalam studi Hubungan Internasional di Indonesia. Kepergian Juwono Sudarsono meninggalkan warisan pemikiran yang mendalam bagi sistem pertahanan nasional dan diplomasi Indonesia di mata dunia. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya