Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
THOMAS Djiwandono, calon deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) memiliki ikatan keluarga dengan Presiden Prabowo Subianto. Thomas merupakan putra sulung dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo. Biantiningsih merupakan kakak kandung dari Prabowo Subianto, yang menjadikan Thomas sebagai keponakan langsung dari Sang Presiden.
Ayah Thomas Soedradjad Djiwandono, merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia era 1993-1998. Selain itu, Thomas merupakan cicit dari R.M. Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI 46. Ia menyelesaikan pendidikan di bidang sejarah di Haverford College dan meraih gelar Master di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat.
Sebelum masuk ke birokrasi, Thomas telah lama menjadi sosok kepercayaan Prabowo di internal Partai Gerindra dengan menjabat sebagai Bendahara Umum. Ia dianggap sebagai "penjaga gawang" keuangan partai dan memainkan peran kunci dalam Gugus Tugas Sinkronisasi saat transisi pemerintahan dari Presiden Jokowi ke Presiden Prabowo.
Karier birokrasinya dimulai saat ia dilantik menjadi Wakil Menteri Keuangan II pada Juli 2024, mendampingi Sri Mulyani. Di Kabinet Merah Putih, ia kembali dipercaya mengemban posisi yang sama sebelum akhirnya kini diusulkan menjadi bagian dari Dewan Gubernur BI.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa nama Thomas Djiwandono telah diserahkan ke DPR untuk menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri. "Ada beberapa nama yang diusulkan, dan salah satunya memang Pak Wamenkeu Tommy (Thomas Djiwandono)," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (19/1). (H-4)
Penafian : Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas atau ratas di Kertanegara, Jakarta, Jumat (27/2) dengan menteri Kabinet Merah Putih setelah melakukan kunjungan luar negeri ke AS
Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan kenaikan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu dan tunjangan non-ASN Rp2 juta di era Prabowo. Cek detailnya.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu menyatakan mundur terkait pernyataannya di podcast YouTube Antara TV 'On The Record'
KETUA Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto, Harwendo, akan membangun Pusat Riset Timah di Provinsi Bangka Belitung (Babel).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR, Rahayu Saraswati, resmi mengundurkan diri setelah mengaku telah menyakiti hati masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved