Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Profil Thomas Djiwandono: Hubungan Keluarga dengan Prabowo dan Karier di Sektor Fiskal

Media Indonesia
19/1/2026 19:22
Profil Thomas Djiwandono: Hubungan Keluarga dengan Prabowo dan Karier di Sektor Fiskal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) dan Wakil Menteri Keuangan Thomas A. M. Djiwandono (kiri) bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025)( ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.)

THOMAS Djiwandono, calon deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) memiliki ikatan keluarga dengan Presiden Prabowo Subianto. Thomas merupakan putra sulung dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo. Biantiningsih merupakan kakak kandung dari Prabowo Subianto, yang menjadikan Thomas sebagai keponakan langsung dari Sang Presiden.

Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan

Ayah Thomas Soedradjad Djiwandono, merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia era 1993-1998. Selain itu, Thomas merupakan cicit dari R.M. Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI 46. Ia menyelesaikan pendidikan di bidang sejarah di Haverford College dan meraih gelar Master di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat.

Peran Strategis di Lingkaran Prabowo

Sebelum masuk ke birokrasi, Thomas telah lama menjadi sosok kepercayaan Prabowo di internal Partai Gerindra dengan menjabat sebagai Bendahara Umum. Ia dianggap sebagai "penjaga gawang" keuangan partai dan memainkan peran kunci dalam Gugus Tugas Sinkronisasi saat transisi pemerintahan dari Presiden Jokowi ke Presiden Prabowo.

Karier birokrasinya dimulai saat ia dilantik menjadi Wakil Menteri Keuangan II pada Juli 2024, mendampingi Sri Mulyani. Di Kabinet Merah Putih, ia kembali dipercaya mengemban posisi yang sama sebelum akhirnya kini diusulkan menjadi bagian dari Dewan Gubernur BI.

Pengusulan Jadi Deputi Gubernur BI

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa nama Thomas Djiwandono telah diserahkan ke DPR untuk menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri. "Ada beberapa nama yang diusulkan, dan salah satunya memang Pak Wamenkeu Tommy (Thomas Djiwandono)," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (19/1).  (H-4)

Penafian  : Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik